Suara.com - Glorya Rinny Keleyan, atlet taekwondo putri Papua berhasil mencatat sejarah. Ini setelah ia menyabet medali emas di PON XX Papua 2021, Selasa.
Seperti dilansir laman resmi PON, Glorya mempersembahkan satu-satunya medali emas untuk kontingen Papua di cabang olahraga taekwondo PON Papua.
Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu, Jayapura.
Glorya sukses memenangkan duel dalam melawan taekwondoin Jawa Tengah, Tsamarah Tsabitah, di babak final kyorugi putri kelas bantam under 53 kg..
Medali emas tersebut merupakan sejarah baru bagi taekwondo Papua di ajang PON. Dody Iskandar, sang asisten pelatih mengatakan taekwondo Papua belum pernah menyabet medali emas selama enam atau tujuh kali mengikuti ajang ini.
"Iya, tercatat dalam sejarah taekwondo Papua bahwa kita di PON kali ini mendapatkan satu medali emas. Kalau tidak salah, sudah enam atau tujuh kali kami mengikuti PON," kata asisten pelatih taekwondo Papua, Dody Iskandar.
Medali emas yang disabet oleh Glorya itu pun menjadi pelepas dahaga tuan rumah yang sebelumnya hanya mendapatkan medali perunggu dari nomor poomsae perorangan putri.
Selain itu, taekwondo Papua juga menambah satu medali perunggu dari nomor kyorugi putra kelas berat 87 kg lewat Pradito Damas Pradana.
"Jadi, hari terakhir ini kami taekwondo Papua mendapatkan satu medali emas dan satu medali perunggu. Jadi, total keseluruhan kami Papua mendapatkan satu medali emas dan dua perunggu di PON 2021 ini," tukas Dody.
[Aulia Ivanka Rahmana / Rully Fauzi]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M