Suara.com - Sempat meraih podium secara mengejutkan di Misano dan juga masuk enam besar di Grand Prix Amerika, torehan Enea Bastianini di MotoGP mulai jadi sorotan.
Pembalap tim Avintia Ducati tersebut menilai bahwa kenaikan torehan ini terjadi karena ia mulai bisa beradaptasi dengan tunggangan di ajang balap kelas primer tersebut.
Dilansir dari Autosport, Bastianini mengatakan bahwa kini ia mulai paham bagian mana dari motor Ducatinya yang harus diperbaiki saat akhir pekan sebelum balapan.
“Saya seorang pemula sepanjang tahun, tetapi sekarang dengan lebih banyak pengalaman saya tahu di bagian mana saya harus bekerja selama akhir pekan," ucapnya.
“Dan juga, saya lebih memahami semua ban dan saya telah sedikit memodifikasi cara saya bekerja dengan orang-orang," lanjutnya.
“Sekarang saya lebih percaya diri di setiap balapan dan saya bisa lebih cepat di sisa musim,” imbuhnya.
Bastianini mengatakan kepercayaan dirinya pada motor telah tumbuh sejak Grand Prix Inggris bulan Agustus, di mana dia berada di urutan ke-12, sambil mencatat bahwa dia masih bisa kompetitif pada hari Minggu meskipun beberapa penampilan kualifikasi yang lemah.
Di Circuit of the Americas ia datang dari posisi 16 di grid untuk merebut posisi keenam di lap terakhir, dibantu oleh tabrakan antara Joan Mir Suzuki dan rekan pabrikan Ducati Jack Miller.
“Dari Silverstone, bagi saya, kami melakukan langkah yang baik dan sekarang saya lebih percaya diri dengan motornya,” tambah Bastianini.
Baca Juga: Masih Belum Menyerah Kejar Gelar, Francesco Bagnaia Ogah Gegabah
“Saya bisa mengendarainya dengan lebih mulus, lebih santai dan lebih mudah bagi saya untuk menjadi cepat" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026