Suara.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak seluruh kabupaten/kota bersama dunia usaha, dunia industri (DUDI) dan Lembaga Pelatihan kerja (LPK) untuk memperkuat kolaborasi menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah itu untuk mendukung MotoGP di Sirkuit Mandalika 2022 mendatang.
"Menghadapi event-event berkelas dunia seperti MotoGP, maka perlu disiapkan tenaga kerja yang tidak hanya menguasai skill dan pengetahuan luas saja. Melainkan juga lengkap dengan etos kerja yang tinggi serta keterampilan untuk memberikan pelayanan berskala internasional," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi saat menutup Program Pelatihan Pola Pemagangan Dalam Negeri 2021 di Kota Mataram, Senin (29/11/2021).
Menurut mantan Irbansus pada Inspektorat NTB ini, skill atau keahlian dan etos kerja yang tinggi menjadi kata kunci yang harus disiapkan.
"Tenaga kerja lokal akan bisa merajai semua kesempatan yang ada, bila kita bisa sejak dini menyiapkan SDM kompeten dan memiliki etos kerja yang baik. Dua hal itu adalah kunci utama dalam mengambil peran terdepan dalam mengelola potensi yang ada di daerah," terangnya.
Aryadi menjelaskan, proses pelatihan kedepan harus berbasis penempatan, baik oleh lembaga pelatihan milik pemerintah maupun LPKS. Oleh karena itu, mereka harus membuat MoU dengan dunia industri atau membangun MoU dengan lembaga pemerintah lainnya.
"Misalnya bekerja sama dengan desa. Jadi, desa bisa menggunakan dana desa untuk membantu warganya dalam membantu peralatan agar warganya bisa terbantu dalam proses membangun usaha," ujar Gede Aryadi.
Selain peningkatan kompetensi dan etos kerja para tenaga kerja, Gubernur NTB kata dia, juga telah mengeluarkan instruksi dan surat edaran, menindaklanjuti instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 tentang optimalisasi program perlindungan atau pemberian Jamsostek bagi seluruh pekerja termasuk pekerja rentan seperti petani, nelayan dan buruh.
Terkait komitmen ini, Aryadi mengingatkan para Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten/kota se-NTB agar menindaklanjutinya dalam bentuk program konkrit tahun 2022 mendatang.
"Proteksi terhadap para pekerja kita, dengan Jamsostek telah menjadi komitmen nasional dan juga komitmen pemerintah provinsi yang telah diatur dengan regulasi yang tegas. Untuk itu, tidak perlu lagi ada keraguan dari pemda, karena manfaatnya sangat besar," tegasnya.
Baca Juga: Jadwal Asia Talent Cup 2022, Sirkuit Mandalika Kebagian Dua Kali
Ia juga menyebutkan, selama mengikuti Pemagangan Dalam Negeri, siswa juga dilindungi Asuransi BPJS Ketenagakerjaan, sehingga siswa benar-benar terjamin hak-haknya.
"Tahun 2022 Gubernur NTB dan Wakil Gubernur telah memprogramkan program perlindungan berupa asuransi Jamsostek kepada 5.000 pekerja rentan, seperti petani tembakau dan nelayan," ujar Gede.
Mantan Kepala Dinas Kominfotik NTB sangat mengapresiasi kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah memprogramkan perlindungan Jamsostek kepada marbot dan petugas lingkungan di desa.
Demikian juga Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah dan kabupaten/kota lainnya yang telah menyediakan program perlindungan bagi tenaga Non ASN. Juga kepada Bank NTB Syariah yang menyisihkan CSR untuk perlindungan kepada 14.000 pekerja rentan di Lombok Tengah dan Lombok Timur.
"Kami berharap kepada BUMN atau perusahaan besar lainnya yang memiliki dana CSR akan turut berperan dalam memberikan proteksi pada pekerja rentan. Sehingga, masyarakat bisa merasakan manfaat sebagai pihak yang berada di sekitar perusahaan," katanya.
Kepala Bidang Lattas Hj RR Sri Rahmatari, menyampaikan Pemagangan Dalam Negeri 2021 dilaksanakan selama 5 bulan, untuk tahap pertama dilaksanakan pada 15 Maret-15 September 2021 dan tahap kedua dilaksanakan pada 15 Juni-15 November 2021.
Roro mengungkapkan jumlah perusahaan Penyelenggara Pemagangan Dalam Negeri 2021 sebanyak 44 perusahaan, antara lain 31 di Pulau Lombok dan 13 di Pulau Sumbawa serta jumlah LPK pelaksana Pelatihan Pemagangan Dalam Negeri 2021 sebanyak 18 lembaga.
Peserta Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2021 berjumlah 400 orang yang dialokasikan ke 10 kabupaten/kota se-NTB. Jabatan yang dimagangkan di antaranya, tetail, garmen, perhotelan/ pariwisata, dan eelding/skafolding
"Dari total 400 orang jumlah peserta, untuk tahap pertama yang diserap bekerja sebanyak 94 orang, berwirausaha sebanyak 136 orang dan melanjutkan pendidikan sebanyak 23 orang. Untuk tahap dua, data sementara yang diserap bekerja sebanyak 45 orang, berwirausaha sebanyak 10 orang dan melanjukan pendidikan sebanyak 10 orang," katanya.
Diketahui pada 2022 mendatang NTB akan menjadi tuan rumah sejumlah even akbar internasional. Diawali pada 20 Maret 2022 akan berlangsung MotoGP, dilanjutkan pada Juni akan berlangsung Grandprix Motor Cross dan pada Nopember 2022, kembali akan di gelar World Superbike (WSBK) di Pertamina International Street Circuit sehingga membuka kesempatan kerja dan peluang usaha yang cukup besar. [Antara]
Berita Terkait
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
-
Gila! Edarkan Sabu dari Rumah Dinas, Kasat Narkoba Polres Dipecat
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
-
Bukan Pembalap Biasa, Inilah 2 Rookie yang akan Tampil di MotoGP 2026
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026