Sport / raket
Arief Apriadi
Arsip - Pasangan ganda campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong saat menghadapi wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dalam laga perempat final Olimpiade Tokyo 2020, di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Rabu (28/7/2021). Pedro PARDO / AFP.

Suara.com - Pasangan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong secara mengejutkan langsung kalah saat memainkan laga perdana di Kejuaraan Dunia 2021, Rabu (15/12/2021).

Zheng / Huang yang sempat menjadi rival Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti dalam beberapa tahun terakhir mendapatkan jatah bye sehingga langsung tampil di babak kedua.

Namun, alih-alih tampil perkasa seperti di berbagai turnamen yang mereka ikuti, Zheng / Huang justru dibungkam wakil Hong Kong, Chang Tak Ching / Ng Wing Yung.

Dalam pertandingan di Palacio de los Deportes Carolina Marin, Huelva, Spanyol, Juara dunia dua kali dan peraih medali perak Olimpiade itu kalah 21-16, 13-21, 17-21.

Baca Juga: Laga 2021 Mulai Hari Ini, Simak Prestasi Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF dari Tahun 1977

“Saya pikir kami bermain cukup buruk. Kami tidak sesabar mereka, dan mereka lebih stabil dari kami, dan lebih lancar,” kata Zheng dikutip laman resmi BWF.

“Kami mencoba poin demi poin tetapi pada akhirnya kami tidak bisa mengejar. Kami akan menganalisis di mana kesalahan kami.”

Kejuaraan Dunia 2021 merupakan turnamen pertama yang diikuti Zheng / Huang setelah Olimpiade Tokyo pada awal Agustus lalu.

Tercatat, mereka sudah absen dalam tujuh turnamen sebelum memutuskan tampil di ajang bulu tangkis terbesar dengan grade setara Olimpiade ini.

Pasangan Hong Kong memang tampil begitu tajam dan minim kesalahan dalam laga ini, berbanding terbalik dengan wakil China yang tampil jauh di bawah performa terbaiknya.

Baca Juga: Top 5 Sport Sepekan: Greysia/Apriyani Dinobatkan Sebagai Ganda Terbaik BWF 2021

Bagi wakil Hong Kong, kemenangan ini sangat berkesan, mengingat Zheng / Huang adalah pasangan ganda campuran peringkat satu dunia yang telah mendominasi sektor tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

“Mereka No.1 jadi ini kemenangan besar bagi kami. Kami mencoba untuk mempertahankan serangan. Shuttlecock di sini agak lambat, jadi kami bisa bertahan dengan cukup baik," kata Ng Wing Yung.

Komentar