Suara.com - Pebalap Qatar Nasser Al-Attiyah pada Jumat menjuarai Reli Dakar untuk keempat kalinya dari kategori mobil pada Jumat (14/1/2022), sedangkan pebalap Inggris Sam Sunderland merebut titel juara dalam kategori sepeda motor untuk kedua kalinya.
Berseragam tim pabrikan Toyota, Al-Attiyah memimpin klasemen umum sejak start reli 1 Januari di Jeddah, Arab Saudi, sebelum menyelesaikan etape 12 dengan finis di kota pelabuhan di pesisir Laut Merah itu dengan mengantongi keunggulan 27 menit 46 detik atas rival terdekatnya, juara dunia reli sembilan kali Sebastien Loeb.
Yazeed Al Rajhi mengamankan peringkat tiga klasemen untuk tim Overdrive Toyota yang merupakan pencapaian terbaik sang pebalap tuan rumah sejak debut di Dakar pada 2015, demikian laman resmi Dakar seperti dimuat Antara.
Al-Attiyah meraih gelarnya di Dakar saat reli ketahanan paling tangguh di dunia itu menjelajahi Amerika Selatan pada 2011, 2015, dan 2019, masing-masing dengan mengendarai Volkswagen, Mini dan Toyota.
Dia kini menjadi salah seorang pebalap kategori mobil tersukses dalam ajang tersebut, menyamai empat kemenangan Ari Vataten dan di belakang juara delapan kali Stephane Peterhansel yang juga sudah enam kali menjuarai kategori sepeda motor.
"Kami selalu finis kedua sejak datang ke Arab Saudi dua tahun silam, sekarang kami sangat senang meraih tujuan kami," kata Al-Attiyah seperti dimuat Antara.
"Toyota Gazoo Racing melakukan tugas yang fantastis dalam rentang satu tahun dengan membangun mobil baru ini. Seluruh balapan berjalan tanpa kendala berarti.
"Kami membuka jarak sejak hari pertama dan sejak itu mempertahankan keunggulan kami. Kami sangat senang, dan saya rasa kami akan mulai memikirkan Dakar selanjutnya dalam satu pekan atau sepuluh hari mendatang."
Pada hari yang sama, pebalap Inggris Sam Sunderland meraih gelar keduanya di Dakar dari kategori sepeda motor setelah menyelesaikan etape terakhir dengan margin keunggulan tiga menit 27 detik dari pebalap Chile Pablo Quintanilla dari tim Honda. Crosser Austria Matthias Walkner membawa KTM finis peringkat tiga.
Baca Juga: Efek Danilo Petrucci Ikuti Ajang Reli Dakar 2022, Pembalap MotoGP Ini Juga Tertarik Menjajalnya
Quintanilla memenangi etape terpendek dengan special stage sejauh 164 dari Bisha ke Jeddah itu saat Sunderland kehilangan waktu tiga menit 25 detik untuk finis pada posisi sembilan.
Namun margin tujuh menit yang dikantongi Sunderland sedari semalam cukup membuat pebalap tim GasGas itu menjuarai reli Dakar untuk kedua kalinya sejak edisi 2017 saat reli tersebut digelar di daratan Amerika Selatan.
"Saya senang sekali. Etape terakhir sangat sulit dan banyak tekanan... Banyak navigasi, catatan yang sulit, beberapa kali sedikit membingungkan dan saya tidak yakin melaju di jalur yang benar," kata Sunderland yang juga juara Dakar 2017 itu.
"Dalam sepuluh menit terakhir, saya tidak yakin apakah saya akan menang, dan sekarang mereka memberi tahu saya dan, wow, mimpi ini menjadi kenyataan.
"Saya menjalani musim yang cukup berat, tapi ketika Anda memenangi Dakar, semua itu terbayarkan."
Reli Dakar debut pada 1978 sebagai balapan yang dimulai dari Paris melintasi gurun Sahara untuk mencapai ibukota Senegal Dakar namun masalah keamanan pada 2009 memaksa penyelenggara memindah rute balapan ke Amerika Selatan.
Ajang tersebut menyambangi Arab Saudi untuk pertama kalinya pada 2020 dan tahun ini merupakan edisi balapan ke-44.
Sundeland juga menjadi satu-satunya pebalap Inggris yang meraih titel di Dakar dari kategori apapun.
Sementara itu, Alexandre Giroud menjadi orang Prancis pertama yang memenangi kategori quadbike.
Berita Terkait
-
Dakar Rally 2024 Saudi Arabia Mulai Esok, Peta Gurun Terbesar Dunia Dirilis
-
Best 5 Oto: Sebastien Loeb di Reli Dakar, Tiket WSBK Mandalika 2023, Chery Omoda 5 ke Indonesia
-
Sebastien Loeb, Juara Dunia WRC 9 Kali Tengah Mengincar Gelar di Reli Dakar 2023
-
Best 5 Oto: Nasser al-Attiyah di Reli Dakar 2023, Cara Atasi Microsleep Saat Mengemudi, Kia Sorento SUV Favorit
-
Ungguli Carlos Sainz di Dakar Rally 2023, Pereli Nasser al-Attiyah Kantongi Prestasi Olah Raga Menembak
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak