Suara.com - Fabio Quartararo mengakui bahwa pabrikan yang mengalami perkembangan pesat sejak musim lalu adalah Honda.
Bukan tanpa sebab, RC213V yang sudah direvisi sukses menduduki puncak timesheet di Mandalika melalui Pol Espargaro, tetapi yang terpenting juga terlihat sangat cepat dalam hal kecepatan rata-rata.
Takaaki Nakagami dan Alex Marquez dari LCR tampak tercepat dari mereka yang menyelesaikan simulasi balapan hari terakhir, meskipun tidak semua pembalap menggunakan pilihan ban yang sama.
"Jika Anda memeriksa semua pembalap Honda, kecepatannya luar biasa," kata Quartararo dilansir dari Crash.
"Anda melihat Pol, dia menurut saya adalah yang tercepat, atau cukup dekat. Marc super cepat, Alex juga super cepat, Taka membuat simulasi balapan yang sangat hebat," lanjutnya.
"Jadi keempat Honda itu sangat cepat. Dan Anda dapat melihat sepeda bekerja dengan cara yang berbeda. Kemudian tentang pembalap, dari luar itu terlihat cukup bagus."
Ia menilai bahwa tenaga motor adalah keunggulan Honda dibandingkan dengan tunggangan Yamaha milik juara MotoGP musim lalu ini.
"Saya tidak mengendarai motor itu, tetapi yang pasti pengereman motor itu terlihat sangat bagus, saya melihat Marc mengerem super kuat di tepi. Dan bagi saya, karakteristik mesinnya berbeda.
Kecepatan motor adalah faktor penting bagi Quartararo. Walau demikian ia memperkirakan tak akan ada kejutan terkait performa M1 2022 jelang dimulainya balapan.
Baca Juga: Bos Baru Suzuki Tak Sabar Sambut MotoGP Qatar, Aerodinamika Motor GSX-RR Masih Belum Beres?
"Sejujurnya, tidak. Karena selama tiga bulan, kami belum menerima sesuatu yang istimewa. Dalam dua minggu, saya tidak akan mengharapkan sesuatu yang luar biasa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026