Suara.com - Pebalap Moto2 Pertamina Mandalika SAG Team, Bo Bendsneyder aku sangat gugup karena akan bertemu dengan Presiden RI, Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, jelang balapan MotoGP di sirkuit Mandalika.
Rencananya, Bo dan pebalap lain yang berasal dari kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3 akan melakukan konvoi bersama Jokowi pada 16 Februari mendatang.
"Saya tidak sabar bertemu Presiden, tapi saya masih gugup dan saya tidak tahu apa yang akan didiskusikan. Intinya saya ingin segera bertemu presiden," kata Bendsneyder dalam konferensi pers di Epiwalk Kuningan, Kamis (10/3/2022).
Rekan Bendsneyder, Gabriel Rodrigo juga diundang bertemu Presiden Jokowi. Khusus Rodrigo mengaku sangat antusias dan tak sabar bertemu Jokowi.
"Saya harap beliau (Jokowi) mendukung tim kami, karena ini jadi kesempatan bagus untuk pembalap Indonesia untuk menuju MotoGP," sambungnya.
Charles Bonar Sirait selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan Komunikasi Mandalika SAG Team berharap dua pebalapnya bisa naik podium. Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari masyarakat Indonesia.
"Ini satu-satunya tim merah putih di MotoGP, terima kasih atas perhatiannya mendukung tim ini, terima kasih juga kepada tim Mandalika Racing Team yang sudah mendukung tim Indonesia ini," ujar Charles.
"Kalau bisa mereka semua naik podium, pertama dan kedua, nanti kita rayakan di Mandalika. Jangan biarkan peluang ini pergi, karena ini hanya sekali dalam semusim saja," terangnya.
Adapun MotoGP Mandalika 2022 menjadi tanda kembalinya ajang balap motor terakbar di dunia itu ke Indonesia. Kali terakhir Indonesia menggelar MotoGP adalah pada 1997 atau 25 tahun silam di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Gabriel Rodrigo dan Bo Bendsneyder Pelajari Sirkuit Mandalika dari Youtube
Berita Terkait
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026