Suara.com - Pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, dalam kondisi baik meski tiga kali terjatuh di Sirkuit Mandalika, Sabtu-Minggu (19-20/3/22).
Kesiapannya mengikuti seri balapan di Argentina, 3 April mendatang, ditentukan saat pemulihan di Barcelona, Spanyol.
Marc Marquez gagal tampil pada seri kedua MotoGP di Indonesia karena mengalami insiden pada sesi pemanasan. Dia mengalami highside crash pada tikungan tujuh hingga badannya terpental.
Meski terlihat cukup parah pada rekaman video saat highside crash, Marquez masih berdiri. Namun, untuk pengecekan lebih lanjut, Marquez diputuskan menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit (RS) Mataram, Lombok.
Marquez kemudian terlihat kembali dari rumah sakit dengan kondisi tangan kanannya dibalut perban berwarna putih. Marquez masih bisa berjalan dan masuk ke paddock Repsol Honda Team.
"Saya baik-baik saja setelah kecelakaan besar yang saya alami pagi ini. Untuk berjaga-jaga, dan untuk tidak mengambil risiko lagi, kami memutuskan untuk tidak balapan di #GPIndonesia. Saya ingin berterima kasih kepada semua tim medis MotoGP dan RS Mataram atas perawatan yang diterima. Terima kasih atas semua pesan dukungan Anda," tulis Marquez dalam postingan instagram tentang video highside crash, Minggu (20/3/22).
Berikut ini beberapa potret yang terekam usai Marquez terpental dalam sesi pemanasan sebelum balapan MotoGP, Minggu (20/3/22). Kondisi Marquez terjatuh di lintasan merupakan yang ketiga beruntun setelah sesi qualifikasi, Sabtu (19/3/22).
1. Dibonceng motor ke Paddock
Marc Marquez saat dibawa dari lokasi tikungan tujuhh menuju paddock Repsol Honda Team. Marquez sempat mendapat perawatan di paddock sebelum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mataram, Lombok.
Uniknya, motor yang ditunggangi Marquez jadi viral karena pajaknya sudah terlambat lebih dari setahun.
2. Dibawa ke RS Mataram
Data pasien yang viral ini diduga asli dari Rumah Sakit Mataram, saat Marc Marquez jadi pasien pertama. Marquez diperiksa dengan pembiayaan lunas tanpa BPJS.
3. Tiba di Paddock
Potret ini memberi ketenangan pada para fans MotoGP, terutama pengidola Marquez, karena sepulang dari RS Mataram, kondisinya masih bagus. Hanya ada sedikit perban di tangan kanannya.
4. Kondisi baik-baik saja
Berita Terkait
-
Jajaran Mobil Sport Ini Curi Perhatian di MotoGP Mandalika
-
Sandiaga Buka Suara Kontroversi Pawang Hujan MotoGP Mandalika: Atraksi Kearifan Lokal, Allah yang Menentukan
-
Air Mata Anak Pawang Hujan Mandalika Tumpah saat Salat, Tak Tahan Ibunya Dihujat Disebut Memalukan sampai Disuruh Tobat
-
Bela Pawang Hujan MotoGP Mandalika Rara Istiani, Tsamara PSI Sebut Bagian dari Budaya dan Tak Ada yang Memalukan
-
Di Indonesia Ada Pawang Hujan, Tapi Negara Lain Lakukan Hal Ini untuk Modifikasi Cuaca
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026