Suara.com - Jelang MotoGP Argentina 2022, tim Repsol Honda harus terpukul dengan absennya pembalap andalan mereka, Marc Marquez. Ia harus rehat sejenak untuk pemulihan cedera diplopia yang dialaminya.
Tak cuma kru yang merasa sedih, tetapi rekannya Pol Espargaro juga ikut merasakan ketidakhadiran pembalap berjuluk The Baby Alien.
Sosok Marc Marquez menjadi salah satu panutan Pol Espargaro selama berkarir. Ia berkaca dari beberapa penampilan sebelum cedera datang yang cukup spektakuler.
Bahkan tak sedikit dari teknik balap Marc Marquez, ia tiru untuk digunakan saat berada di atas motor.
Pol Espargaro beranggapan kalau Marc Marquez merupakan sosok pembalap yang nekat ketika sudah berada di atas motor Honda.
Ia cukup berani bermanuver di atas motor yang kencang, baik di tikungan maupun trek lurus. Hal ini mungkin sulit untuk ditiru oleh pembalap lainnya di atas motor.
"Beberapa pembalap termasuk saya pun ketika balapan akan meminimalisir risiko. Berbeda dengan Marc Marquez yang cukup berani. Hal itulah yang membuat saya belajar banyak darinya," ujar Pol Espargaro, dilansir dari Speedweek.
"Teknik balapnya cukup istimewa dan dia bisa memaksimalkannya dengan situasi yang bisa dikatakan membahayakan," tambahnya.
Dengan belajar banyak dari Marc Marquez, terbukti Pol mampu menampilkan performa terbaiknya di musim ini.
Baca Juga: 11 Barang Pemberian Pembalap MotoGP di Sirkuit Mandalika Akan Dilelang, Berminat?
Namun, hal tersebut masih awalan. Kita lihat saja apakah Pol mampu konsisten mempertahankan performa apik di atas sirkuit pada musim ini atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah