Suara.com - Ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo masih sering mengamati perkembangan para pembalap MotoGP. Ia pun juga kerap melontarkan kritik terhadap pembalap yang performanya sedang tak baik.
Kali ini, giliran salah satu murid Valentino Rossi yang menjadi sasaran kritikannya. Dialah Franco Morbidelli yang kini membela tim Monster Energy Yamaha.
Chico menilai kalau performa Morbidelli jauh dari ekspetasi. Dari 4 seri yang sudah digelar, ia hanya mampu meraih 14 poin saja.
Hal ini membuat Chico melontarkan kritik pedas dan menyuruh Yamaha untuk memecatnya saja. Ia menilai Morbidelli tak pantas berada di tim sebesar Yamaha.
"Dia menghilang saat beraksi. Morbidelli yang kami lihat melakukan hal-hal luar biasa, memenangkan balapan dengan satelit Yamaha telah benar-benar menghilang," ujar Chicho, dilansir dari Motosan.
"Saya bingung kenapa ini bisa terjadi. Jelas bahwa ia tak pantas mendapatkan motor pabrikan Yamaha dengan performa seperti ini. Yamaha harus mengubahnya sekarang, membayar klausul pemberhentian atau apapun," tambahnya.
Jika benar Franco Morbidelli dipecat dari Yamaha, Chico menyarankan untuk menggaet pembalap Muslim asal Turki, Toprak Razgatlioglu.
Bahkan beberapa waktu lalu, Manajer Toprak Razgatlioglu, Kenan Sofuoglu, pun membuka opsi sang klien pindah ke Yamaha pada MotoGP 2023.
"Toprak (Razgatlioglu) memiliki kontrak dengan (Pata) Yamaha hingga akhir 2023. Awalnya ditujukan untuk Kejuaraan Dunia Superbike, tetapi sekarang Yamaha ingin membawanya ke MotoGP," kata Sofuoglu dilansir dari Corsedimoto.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Kena Sambaran Petir Saat MotoGP Indonesia 2022, Duo Pembalap Ngilu Lihatnya
"Mereka membuat kami menawarkan untuk tim satelit (Yamaha RNF) tetapi kami tidak tertarik. Yamaha masih menunjukan minat pada Toprak jadi pasti ada opsi untuknya di MotoGP," sambung Sofuoglu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan