Suara.com - Cabang olahraga dayung kembali menambah perolehan medali emas bagi kontingen Indonesia pada SEA Games 2021, Rabu (11/5/2022), di Hai Phong Canoeing and Rowing Training Center, Vietnam.
Pada final hari pertama cabang rowing, Kakan Rusmana dan Ardi Isedi yang tampil pada nomor lightweight man’s double scull menjadi peraih emas pertama Indonesia, diikuti emas berikutnya dari nomor man’s double sculls (M2X) oleh Sulfianto dan Memo.
“Kami tidak menyangka ternyata kami menjadi penyumbang emas pertama untuk Indonesia di SEA Games. Rasanya sangat senang,” kata Kakan selepas lomba di Hai Phong Canoeing and Rowing Training Center.
“Kami memang sudah memprediksi bisa mendapat emas pada dua nomor ini karena kami juga sudah mempelajari dan melihat kekuatan lawan,” timpal pelatih timnas dayung Indonesia M. Hadris.
Merah Putih juga mendapatkan dua perak hari ini. Perak pertama berasal dari nomor women’s quadruple sculls (W4X) oleh Putri Agni Anugerah, Annisa Meilani Yahya, Maslin Efrilia dan Dewi Purwanti.
Sementara itu, perak kedua datang dari nomor women’s four (W4-) oleh Syvia Lisdiana, Julianti, Aisah Nabila, dan Chelsea Corputty.
Tim dayung menjadi salah satu kontingen Indonesia yang bertanding lebih awal sejak 9 Mei sebelum upacara pembukaan dimulai 12 Mei esok.
Hasil ini membuat Indonesia telah mengumpulkan 3 emas, 4 perak, dan satu perunggu pada SEA Games Vietnam. Emas juga sebelumnya dipersembahkan oleh Riska Hermawan dan Ririn Rinasih dari pencak silat nomor women’s double, demikian Antara.
Baca Juga: Madam Bo, Sosok yang Dijuluki Dewi Sepak Bola Laos Curi Atensi di SEA Games 2021
Berita Terkait
-
SEA Games 2021: Pesilat Putri Ririn/Riska Sumbang Emas Pertama Pencak Silat
-
Dibanding Indonesia, Pelatih Myanmar Lebih Jagokan Negara Ini Lolos ke Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021
-
Jadwal Bola Malam Ini: Wolves vs Manchester City hingga Juventus vs Inter
-
Alfeandra Dewangga Tiru Skill Pratama Arhan, Lemparan Jauhnya Berbuah Assist untuk Witan Sulaeman
-
Shin Tae-yong Tidak Puas dengan Kemenangan 4-1 Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026