Suara.com - Profil dari seorang komentator BWF, Oma Gill, nyatanya terus dicari oleh para pecinta olahraga bulutangkis. Ini karena suara khasnya yang sering terdengar saat melihat pertandingan badminton kelas dunia.
Disebutkan bahwa Oma Gill merupakan komentator BWF yang menjadi favorit banyak pecinta bulutangkis karena suaranya yang tegas, dan tertawanya yang khas.
Tak hanya sekedar menjadi komentator biasa, Oma Gill kerap memberikan beragam informasi menarik yang bisa menambah wawasan tentang bulutangkis.
Pengetahuannya tentang olahraga tersebut serta para pemain yang sedang bertanding tidak didapatkannya secara instan.
Sebelum menjalankan tugas sebagai komentator, Oma Gill tentu melakukan banyak riset terlebih dahulu. Riset tersebut diketahui bisa menghabiskan waktu mulai dari 3 sampai 5 jam.
Semua informasi yang ia dapatkan dicetak dalam bentuk salinan fisik. Oma Gill bahkan sampai membawa printer kecil kemanapun ia bertugas.
Lantas, siapa sebetulnya sosok Oma Gill ini? Berikut profil dan informasi selengkapnya yang berhasil Suara.com rangkum.
Oma Gill yang berkebangsaan Inggris ini memiliki nama lengkap Gillian Margaret Clark. Ia lahir di Baghdad, Irak, pada 2 September 1961. Tinggi badannya mencapai 173 cm dan bukan seorang kidal alias banyak bergerak menggunakan tangan kanan.
Sebelum aktif sebagai komentator bulutangkis BWF, Oma Gill merupakan mantan pemain bulutangkis ganda putri dan ganda campuran Inggris.
Baca Juga: Duel Berkelas Anthony Ginting dan Kento Momota di Piala Thomas 2022 Bikin BWF Terkesima
Tahun 1980-an, ia memperoleh banyak medali di berbagai kejuaraan dunia di Eropa maupun Asia sehingga mendapat julukan Ratu Eropa.
Lalu, pada tahun 1986, Oma Gill memenangkan ajang Indonesia Open untuk sektor ganda campuran yang berpasangan dengan Steen Fladberg.
Ia mengaku senang mendapat panggilan Oma Gill dari para penggemarnya. Bagi dirinya, panggilan tersebut merupakan nama yang sangat istimewa.
Oma Gill mengungkapkan jika para penggemar bulutangkis Indonesia punya tempat tersendiri di hatinya.
"Penggemar bulutangkis Indonesia selalu membuat setiap pertandingan menjadi spesial. Teruslah bersorak di lapangan," kata Oma Gill.
Selama pertandingan berlangsung, Oma Gill seringkali mengucapkan 'I don't believe it!, 'Unbelievable!', atau 'What a rally!' dengan aksen khas.
Ia pandai memilih waktu kapan harus berbicara dan kapan harus fokus pada pertandingan. Oma Gill yang merupakan mantan atlet juga tentu paham mengenai taktik dan strategi dalam dunia bulutangkis.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Duel Berkelas Anthony Ginting dan Kento Momota di Piala Thomas 2022 Bikin BWF Terkesima
-
Thomas Cup 2022: Kalahkan China 3-0, Indonesia Melaju ke Semifinal!
-
Jadi Ketua Komisi Atlet BWF, Greysia Polii Belajar Banyak: Untuk Kepentingan Banyak Orang
-
Line Up Indonesia vs China Uber Cup 2022, Perebutan Poin Quarterfinal!
-
Unggah Momen Kemenangan Bilqis Prasista Lawan Akane Yamaguchi, BWF: Indonesia Punya Bintang Baru
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Indonesia Berjaya di Kejuaraan Para Bulu Tangkis Eropa, Leani Ratri Borong Lima Emas
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026