Suara.com - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir merasa girang saat jalani MotoGP Catalunya 2022. Ia meyakini kalau performa motor yang ditungganginya mengalami peningkatan signifikan.
Padahal saat sesi tes MotoGP Catalunya 2022, rekan dari Alex Rins ini hanya menempati posisi ke-12. Namun, ia tak mempermasalahkannya.
Fokus utama Joan Mir pada sesi tes MotoGP Catalunya 2022 yakni melihat perkembangan motor Suzuki yang ditungganginya. Apalagi dalam motornya terdapat dua opsi paket aerodinamis baru yang terpasang.
Selain itu, Mir juga memberikan opsi pengaturan baru dan penyesuaian pada kuda besinya untuk menghasilkan putaran ban depan yang lebih baik.
Hasilnya, juara MotoGP 2020 itu mengakhiri tes di tempat ke-12 dengan catatan waktu terbaiknya adalah 1 menit 40,027 detik setelah melaju sebanyak 72 lap. Dia berselisih 0,580 detik dari pembalap tercepat, Fabio Quartararo.
“Hari ini kami fokus terutama untuk mencoba memahami dan meningkatkan hentakan sudut, dan saya senang dengan langkah yang kami buat di sana. Kami masih harus mengubahnya sedikit untuk membuatnya lebih baik, tetapi senang merasakan peningkatan,” kata Mir dilansir dari laman resmi Suzuki.
“Tim melakukan banyak pekerjaan hari ini, dan kami menjalani program dengan cukup baik. Opsi paket aero baru terasa bagus dan saya tak sabar untuk mencoba satu atau yang lain lagi di balapan berikutnya,” imbuhnya.
Kini, Joan Mir menatap balapan selanjutnya yang akan di gelar di Jerman 2 pekan mendatang. Jadi ia ada jeda setidaknya untuk rehat atau mengumpulkan strategi agar bisa meraih podium di Jerman nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah