Suara.com - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, anak usaha BUMN pemegang otoritas bisnis pengelolaan pelabuhan terminal kendaraan di wilayah Pelindo mengungkapkan optimisme industri otomotif bangkit pada 2022. Dasarnya adalah kenaikan pendapatan triwulan I sebesar 25,12 persen.
Dikutip dari kantor berita Antara, laporan keuangan perusahaan menunjukkan pendapatan perusahaan dengan kode saham IPCC naik dari Rp 119,92 miliar pada triwulan pertama 2021 menjadi Rp 150,05 miliar pada triwulan pertama 2022.
"Saat ini hampir 800 ribu mobil dan alat berat ekspor dan impor dilayani IKT setiap bulan. Hampir semua pabrikan terkenal seperti Toyota, Honda, Suzuki, Hyundai, Mitsubishi, Isuzu, Ford dan lain-lain telah mempercayakan pengurusan pengiriman kendaraan menggunakan layanan kami," papar Rio T.N Lasse, Direktur Utama PT IKT, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/6/2022).
Adapun layanan pengiriman tadi mencakup tujuan domestik antar pulau atau kota di Indonesia, hingga pengiriman tujuan ekspor ke luar negeri.
Saat ini di Tanjung Priok, IKT memiliki luas lahan 31 hektare yang mampu menampung 1 juta unit kendaraan sebelum proses ekspor, maupun parkir sementara maksimal satu bulan setelah kedatangan impor.
Dengan rincian aktivitas ekspor rata-rata 33.000-35.000 unit per bulan, sementara impor rata-rata 5.000 unit per bulan.
PT IKT juga meningkatkan layanan fasilitas bongkar-muat kendaraan mobil, suku cadang, dan alat berat seperti truk, traktor dan bus untuk tujuan ekspor maupun impor, jelas Rio.
Perusahaan ini adalah anak usaha BUMN pemegang otoritas bisnis pengelolaan pelabuhan terminal kendaraan di wilayah Pelindo. Setelah merger, di 2022 Pelindo memperluas layanan di hampir semua pelabuhan utama di Indonesia.
Selain di pelabuhan Tanjung Priok, PT IKT juga telah memberikan layanan di Pelabuhan Belawan, Panjang Lampung, Gresik, Surabaya, Pontianak, Makassar.
Baca Juga: London Rayakan Platinum Jubilee Sri Ratu, Parkir Bumper to Bumper Tidak Masalah
Direktur Utama PT IKT mengatakan telah menerapkan langkah-langkah strategis untuk 2022, yaitu fokus pada empat hal: integrasi, ekspansi, digitalisasi, dan koordinasi.
Dalam hal ekspansi, Rio menambahkan akan mengoperasikan terminal kendaraan/roro yang layak secara komersial di area Pelindo.
Kemudian akan melakukan ekspansi bisnis kepelabuhanan terkait lainnya yang layak secara komersial dan "future ready" secara organik ataupun anorganik.
Strategi penting lainnya untuk menjadi IKT menuju terminal kendaraan berkelas dunia adalah terus beradaptasi dengan perkembangan zaman khususnya era digital.
"Bagi kami digitalisasi ini tidak hanya menyangkut teknologi, namun juga cara baru untuk merangkul pelanggan," ujar Rio T.N Lasse.
"Dengan mempercayakan semua proses bongkar muat dari kegiatan ekspor impor kendaraan kepada kami, akan menjamin proses loading-uploading di pelabuhan lebih efisien, aman, cepat dan terjamin. Karena semua peralatan di sini telah menggunakan alat yang serba otomatis dan tercanggih saat ini. Dan semua sistem layanan telah terdigitalisasi secara efisien, akurat dan akuntabel," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T
-
Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket
-
Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri
-
Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cara Mencuci Sepeda Listrik yang Benar dan Aman, Tak Khawatir Korsleting
-
Bisakah Mesin Diesel Tua Pakai B50? Ini yang Harus Dipertimbangkan
-
Apakah Daya 450 VA Bisa untuk Charge Motor Listik? Ini Solusi Supaya Tidak 'Jeglek'
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah dan Awet, Kuat di Tanjakan buat Harian
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru