5. Susy Susanti (2004)
Susi Susanti merupakan salah satu pemain bulu tangkis putri terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Pada awal kariernya di tahun 1989, Susi sudah berhasil menjadi juara di Indonesian Open.
Puncak karier Susi pada tahun 1992 ketika ia menjadi juara tunggal putri cabang bulu tangkis di Olimpiade Barcelona. Ia menjadi peraih emas pertama bagi Indonesia di ajang olimpiade. Susi pensiun di usia 26 tahun setelah menikah dengan pemain bulu tangkis tunggal putra, Alan Budikusuma.
6. Tjun Tjun (2009)
Tjun Tjun merupakan pemain bulu tangkis putra dari Indonesia yang terkenal sebagai spesialis ganda pada tahun 1970-an. Tjun Tjun berpasangan dengan Johan Wahjudi dan berhasil beberapa kali memenangi kejuaraan bulu tangkis All England. Tjun Tjun merupakan legenda bulu tangkis Indonesia yang meraih medali emas Asian Games hingga juara dunia.
7. Johan Wahjudi (2009)
Johan Wahjudi merupakan mantan pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia.Walau sebelumnya Johan Wahjudi bermain di tunggal putra, ia menjadi pemain spesialis ganda putra bersama dengan rekannya Tjun Tjun. Ia telah meninggal dunia pada Jumat 16 November 2019 dalam usia 66 tahun.
8. Rexy Mainaky (2009)
Bersama dengan Ricky Subagja, Rexy Mainaky berhasil merebut medali emas Olimpiade Atlanta 1996 di kelas ganda putra.
Baca Juga: Profil Liliyana Natsir, Resmi Masuk Jajaran Hall of Fame BWF!
Setelah pensiun bermain bulu tangkis di tahun 2000, Eky sempat menjadi pelatih di pelatnas dan melahirkan atlet-atlet Indonesia berpotensi, seperti Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Maria Kristin Yulianti.
9. Ricky Subagja (2009)
Atlet bulutangkis ganda putra legendaris dunia ini telah sukses menorehkan banyak prestasi ketika ia berpasangan dengan Rexy Mainaky dan pensiun pada 1998 silam.
Ricky lalu menjadi pembina Klub Cahaya bulu tangkis Nusantara Batam dan menjadi salah satu Brand Ambassador Flypower, perusahaan peralatan bulu tangkis di Indonesia usai lepas dari Pelatnas Cipayung. Ia juga pernah menjadi presenter acara olahraga.
10. Liliyana Natsir
Kabarnya Liliyana Natsir akan masuk Hall of Fame BWF menyusul 9 pebulu tangkis asal Indonesia lainnya. Diketahui, Lilyana Natsir merupakan pemain bulu tangkis ganda Indonesia yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad dalam nomor ganda campuran dan Vita Marissa dalam nomor ganda putri.
Dalam ranking dunia, Liliyana Natsir dan Tontowi merupakan pemain ganda campuran peringkat ke-4 terbaik dunia berdasarkan BWF (Badminton World Federation).
Itulah daftar tokoh bulu tangkis yang masuk Hall of Fame BWF yang kabarnya tahun ini akan diberikan pada Liliyana Natsir. Bagaimana pendapat kalian?
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Profil Liliyana Natsir, Resmi Masuk Jajaran Hall of Fame BWF!
-
Antusias Tinggi HK Vittinghus di Indonesia Masters 2022, Bangga Kenakan Batik
-
Profil Ade Resky Dwicahyo, Pebulu Tangkis RI yang Bela Azerbaijan di Indonesia Masters 2022
-
Chico Aura Ungkap Kunci Gulung Wakil Prancis di Indonesia Masters 2022
-
Segera Dimulai, Berikut Link Live Streaming Indonesia Masters 2022
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir