Suara.com - Pebalap Red Bull, Max Verstappen memenangi seri lanjutan F1 2022, yakni F1 GP Azerbaijan, Minggu malam WIB, demi memperlebar jaraknya dari Charles Leclerc yang gagal finis di Baku.
Sergio Perez membantu Red Bull finis 1-2, meraih poin maksimal di Baku dengan satu poin tambahan untuk lap tercepat, setelah melintasi garis finis 20,823 detik berselang dari rekan satu timnya.
George Russell melengkapi podium setelah membawa Mercedes finis P3 untuk ketiga kalinya musim ini, sedangkan tandemnya, Lewis Hamilton menuai hasil positif di P4.
Sementara itu Ferrari mendapati pukulan berat dalam perebutan gelar F1 ketika di Grand Prix Azerbaijan kedua pebalapnya; Charles Leclerc dan Carlos Sainz, gagal finis karena masalah teknis.
Bencana pertama bagi Ferrari terjadi di lap ke-9 ketika Sainz menghentikan mobilnya di tikungan 4 karena masalah hidrolik, menyebabkan DNF ketiga bagi sang pebalap Spanyol pada musim ini.
Insiden itu menyebabkan periode virtual safety car yang dimanfaatkan oleh Charles Leclerc untuk pitstop lebih awal untuk ban hard.
Duet Red Bull memilih strategi pitstop lebih larut di lap ke-17 dan 19, yang membuat Leclerc mewarisi posisi pimpinan lomba.
Akan tetapi, ketika memimpin dengan keunggulan lebih dari 13 detik dari Verstappen, Leclerc mendapati kepulan asap di bagian belakang mobilnya dan harus menyudahi balapan di lap 20. Itu merupakan DNF kedua bagi sang pebalap Monako dalam tiga balapan terakhir.
"Ini menyakitkan, kami perlu meninjaunya sehingga ini tidak terjadi lagi. Saya tidak memiliki kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya, ini sangat-sangat mengecewakan," kata Leclerc, yang mengawali lomba sebagai polesitter namun kehilangan posisinya di tikungan pertama karena manuver Perez, seperti dikutip laman resmi F1.
Baca Juga: F1 GP Azerbaijan: Charles Leclerc Dominan di Latihan Bebas Hari Pertama
Dengan kemenangan keempatnya musim ini, Verstappen masih memegang kendali puncak klasemen dengan koleksi 150 poin di saat Perez naik ke peringkat dua dengan margin 21 poin.
Leclerc turun ke peringkat tiga dengan 116 poin, dibayangi oleh Russell dengan 99 poin dan Sainz di lima besar dengan 83 poin setelah delapan balapan.
"Hari ini kami memiliki kecepatan yang luar biasa dengan mobil ini, kami dapat menjaga umur ban... Sedikit diuntungkan dengan (lawan yang) gagal finis tapi mobil ini cepat hari ini," kata Verstappen, yang tahun lalu kehilangan kesempatan menang karena pecah ban lima lap jelang finis di Baku.
Pebalap AlphaTauri Pierre Gasly finis P5 di depan Sebastian yang mendapatkan hasil terbaiknya bersama Aston Martin musim ini di P6.
Fernando Alonso untuk kedua kali secara beruntun finis P7, mengalahkan duet McLaren; Daniel Ricciardo dan Lando Norris, di saat tandemnya, Esteban Ocon membawa pulang satu poin terakhir untuk tim Alpine di P10.
Kevin Magnussen (Haas) dan Zhou Guanyu (Alfa Romeo) menambah daftar pebalap dengan mesin Ferrari yang mengalami masalah teknis dan gagal finis di Baku.
Berita Terkait
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026