Suara.com - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir memiliki tekad untuk bisa meraih hasil positif di MotoGP Belanda 2022. Ia ingin mengulangi kesuksesan yang pernah ia raih pada musim-musim sebelumnya.
Sejauh ini memang Joan Mir belum satupun meraih podium di MotoGP 2022. Hal tersebut membuat dirinya merasa harus bangkit dan menujukkan performa terbaiknya.
MotoGP Belanda 2022 yang digelar di Sirkuit Assen menjadi salah satu seri yang dinantikan Joan Mir sebelum libur paruh musim nanti.
"Setiap balapan di Assen, hal yang membuat kami cukup cemas adalah cuaca yang kerap tidak terprediksi. Jika berkaca pada tahun 2021, motor kami sangat baik dalam kondisi cuaca apapun, sehingga saya cukup optimis," ujar Joan Mir dilansir dari GPOne.
Joan Mir memang tengah berjuang untuk bisa bersaing di papan klasemen sementara MotoGP. Saat ini, ia baru berada di posisi 9 dengan raihan poin 69. Terpaut cukup jauh dengan pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo yang mengoleksi 172 poin.
Ia berambisi di MotoGP Belanda ini bisa meraup poin maksimal guna membuntuti Fabio Quartararo di puncak klasemen sementara MotoGP meskipun terpaut jauh.
"Jelas menjadi peran dan tugas penting bagi kami untuk terus meraih poin di setiap balapan dan Assen menjadi salah satu lokasi yang tepat," papar pembalap asal Spanyol itu.
"Beberapa setup dan evaluasi dari Jerman kami bawa ke Belanda agar kami meraih akhir pekan yang jauh lebih baik," tutupnya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Mundur dari Tiga Turnamen Asia Tenggara, Kevin/Marcus Fokus Kejuaraan Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko