Suara.com - Juara bertahan Emma Raducanu sudah tersingkir dari US Open pada babak pertama, Selasa (30/8/2022) waktu setempat, kalah dua set langsung dari petenis Prancis Alize Cornet.
Unggulan kesebelas Raducanu menjadi juara bertahan putri ketiga dalam sejarah yang kalah di babak pertama saat Cornet menunjukkan penampilan gemilang untuk memastikan kemenangan 6-3, 6-3 di Stadion Louis Armstrong.
Petenis Prancis berusia 32 tahun, peringkat 40 dunia, itu memanfaatkan semua pengalamannya untuk mengalahkan Raducanu yang berusia 19 tahun, dengan melakukan serangkaian drop shot indah pada saat-saat penting untuk menyiapkan kemenangan.
Cornet, yang juga membuat kejutan di Wimbledon bulan lalu dengan mengalahkan dua set langsung petenis nomor satu dunia Iga Swiatek, menghubungkan peningkatan tersebut dengan kedewasaan.
"Saya pikir saya hanya menangani emosi saya dengan lebih baik, itu saja," kata Cornet, seperti disiarkan AFP.
"Saya kira saya semakin tua dan semakin dewasa dan sekarang ketika saya harus melakukan servis untuk pertandingan, saya tetap fokus dan benar-benar memikirkan apa yang harus saya lakukan."
"Saya pikir mengelola emosi saya jauh lebih baik dan saya sangat senang karena itu terlihat dalam hasil saya. Itu bagus karena saya berusia 32 tahun. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali."
Raducanu menjadi kesayangan penonton Flushing Meadows tahun lalu, ketika dia membuat sejarah dengan bangkit dari kualifikasi untuk mengklaim Grand Slam.
Kemenangan itu menandai pertama kalinya seorang petenis kualifikasi mengangkat trofi Grand Slam.
Baca Juga: US Open 2022: Iga Swiatek dan Carlos Alcaraz Melaju ke Babak Kedua
Namun, sejak saat itu dia kesulitan untuk merebut kembali penampilan yang membawanya ke mahkota turnamen major tersebut tahun lalu. Dalam tiga Grand Slam sebelumnya pada tahun ini dia tidak dapat melangkah lebih jauh dari babak kedua.
Tersingkirnya petenis Inggris itu membuatnya bergabung dengan Angelique Kerber pada 2017 dan Svetlana Kuznetsova pada 2005 sebagai juara bertahan US Open yang jatuh pada rintangan pertama.
Pertandingan tersebut diselesaikan oleh kemampuan Cornet untuk menunjukkan ketenangan yang lebih besar ketika hal itu menjadi penting untuk membekukan Raducanu.
Cornet mematahkan servis Raducanu untuk memimpin 4-2 pada set pertama, namun petenis Inggris itu mampu bangkit pada gim berikutnya dengan break yang membuat kedudukan menjadi 4-3.
Namun, Raducanu menyia-nyiakan keunggulan 40-15 pada servis gim berikutnya sebelum melakukan kesalahan ganda untuk memberi Cornet break yang membuat petenis Prancis itu unggul 5-3 dan melakukan servis untuk set tersebut.
Raducanu, yang diganggu lecet pada jarinya musim ini, mengambil waktu istirahat medis di antara set pertama dan kedua untuk mengatasi masalahnya tersebut sekali lagi.
Berita Terkait
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak