Adapun tiga pemain Indonesia lainnya juga diharapkan mampu unjuk gigi meski hadir sebagai debutan dalam supremasi kejuaraan beregu putra bergengsi di dunia tersebut.
Polandia tim unggulan
Berdasarkan peringkat, Indonesia yang menempati urutan 61 dunia berada di bawah Polandia yang kini di posisi 50 dunia.
Polandia juga hadir di Davis Cup 2022 dengan status unggulan kesembilan di Grup II Dunia.
Pada pertandingan kali ini, Polandia tidak menurunkan pemain terbaik mereka yakni Hubert Hurkacz yang menempati peringkat 10 besar dunia ATP.
Meski begitu, Si Putih Merah tetap memiliki komposisi tim mumpuni yang dapat dikatakan di atas tim Merah Putih.
Dari sektor tunggal, Polandia memiliki Kamil Majchrzak yang menempati peringkat 101 dunia. Dia telah bermain di Davis Cup sejak 2015. Rekornya 10 menang dan delapan kali untuk nomor tunggal.
Selain itu, Polandia juga punya pemain ganda peringkat 38 dunia yakni Jan Zielnski yang di Grand Slam US Open 2022 menjejak perempat final nomor ganda putra bersama Hugo Nys (Monako).
Sisanya adalah Kacper Zuk (peringkat tunggal 286 dan ganda 395), Olaf Pieczkowski (peringkat tunggal 910 dan ganda 1061), dan Lukasz Kubot (peringkat ganda 385). Semua pemain tersebut memiliki peringkat di atas pemain Indonesia, kecuali Christo yang punya berada di ranking 219 dunia nomor ganda.
Baca Juga: Tim Davis Cup Indonesia Hadapi Polandia di Babak Pertama Grup II
Polandia juga diuntungkan dengan status tuan rumah. Mereka pastinya terbiasa dengan lapangan indoor dengan permukaan hard - mapecoat TNS finish 3.
Prediksi
Dari aspek mana pun, suka tidak suka Polandia adalah favorit pemenang. Tahun lalu, Polandia memiliki catatan apik dengan meraih kemenangan atas El Salvador dan Hong Kong.
Hasil tersebut membuat tim ini mendapat kesempatan untuk melakoni babak playoff menuju Grup I pada 5 Maret lalu. Sayang, langkah Polandia dihentikan Portugal usai kalah 0-4.
Pada sisi lain, sejak Piala Davis tanpa sekat zona pada 2020-2021, Indonesia belum pernah mampu melewati babak pertama dan selalu harus melakoni laga playoff untuk bisa bertahan di Grup II.
Selain itu, mayoritas pemain Indonesia juga minim pengalaman. Sejauh ini, hanya Christo yang telah malang melintang berkompetisi di level internasional. Selebihnya belum.
Meski sulit, bukan tidak mungkin skuad Merah Putih dan kawan-kawan membuat kejutan dengan meraih kemenangan.
Setidaknya pertandingan kali ini juga menjadi alarm tim tenis Indonesia bahwa persaingan Davis Cup tanpa sekat zona lebih kompetitif.
Dengan kata lain, Pelti selaku induk organisasi cabang olahraga tenis harus benar-benar menyiapkan pemain yang berkelas. Antara lain, dengan sering mengirimkan petenis ke turnamen-turnamen internasional.
Semoga Indonesia bisa membuat kejutan saat berhadapan dengan Polandia. Pun bila tidak, pertandingan ini bakal memberikan pengalaman kepada pemain muda yang berstatus debutan berkompetisi di level internasional.
Laga melawan Polandia juga merupakan yang pertama bagi Indonesia berhadapan dengan tim Eropa sejak kali terakhir menjamu Swiss di babak kualifikasi Grup Dunia edisi 1994. Kala itu, Indonesia kalah 1-4 dari Swiss.
Di atas kertas, tim tuan rumah memang diunggulkan, namun Christo dan kawan-kawan, yang memiliki tekanan lebih kecil dibanding pemain tuan rumah, tetap memiliki peluang membuat kejutan di Polandia.
(ANTARA)
Berita Terkait
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Bukan Cuma Olahraga, Tenis Kini Jadi Cara Baru Habiskan Waktu Berkualitas Favorit Pasangan Urban
-
Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Indonesia Berjaya di Kejuaraan Para Bulu Tangkis Eropa, Leani Ratri Borong Lima Emas
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026