Suara.com - Tim Mula Cycling Indonesia mengandalkan kemampuan para sprinter balap sepedanya pada etape kedua Le Tour de Langkawi 2022, Malaysia, dengan lintasan jalur Kuala Klawang - Raub, Rabu (12/10/2022).
"Pada etape kedua ini minim tanjakan, sehingga kita akan mengandalkan kemampuan sprinter para pebalap di lapangan," kata General Manajer Tim Mula Cycling Unggul Rustomo kepada Antara di Kuala Klawang, Malaysia.
Ia juga mengatakan telah mempersiapkan fisik pebalap dengan persiapan lintasan lurus jarak jauh. Mohammad Nur Fathoni merupakan pebalap sepeda Indonesia dengan karakter sprinter murni, sehingga kemampuannya sangat dibutuhkan di lintasan lurus untuk mendapat poin maksimal.
Kemudian ada Mohammad Andy Royan yang piawai menggenjot sepeda road bike untuk spesialis lintasan datar. Selain itu tentu saja Aiman Cahyadi juga salah satu yang diandalkan untuk banyak mendapatkan hasil maksimal di etape dua kali ini.
Unggul mengatakan karakter lintasan yang disukai adalah yang memiliki banyak tanjakan bukit, sebab ia menilai timnya lebih unggul dari segi power ketika mendaki bukit.
"Kita memiliki pendaki yang baik sehingga kami lebih menyukai karakter trek yang memiliki banyak bukit, karena di situ bisa ada kesempatan unggul," katanya.
Lintasan Kuala Klawang - Raub, memiliki dua tanjakan utama, yang pertama sepanjang 200 meter dan tanjakan kedua sepanjang 99 meter. Etape kedua Le Tour de Langkawi 2022 merupakan tahapan jalur lintasan terpanjang diantara tujuh etape lainnya.
Di etape ini para sprinter road race bisa memaksimalkan poinnya dengan baik jika menguasai pemetaan arena dengan baik, sebab tidak banyak kelokan tajam serta minim tanjakan bukit atau King of Montain, sehingga pacu tenaga kayuhnya bisa dimaksimalkan.
Berita Terkait
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
Awal Musim Sempurna, Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup India
-
Profil Nurfendi, Atlet Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis