Suara.com - Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tumbang di babak 16 besar Denmark Open setelah kalah dari wakil Thailand Lu Ching Yao/Yang Po Han
Pada laga babak 16 besar di Jyske Bank Arena Odense, Kamis (20/10/2022), Ahsan/Hendra kalah dari Lu Ching Yao/Yang Po Han dengan skor 19-21, 17-21.
Di game pertama, Ahsan/Hendra lebih sering tertinggal di awal. Mereka tertinggal 2-5 dan berlanjut menjadi 5-10. Hingga interval game pertama, The Daddies tertinggal 6-11.
Ahsan/Hendra berusaha mengejar ketinggalan usai interval. Ganda putra Indonesia ini Ahsan/Hendra mulai berjarak dua angka pada kedudukan 12-14.
Namun Lu/Yang Mereka kembali berhasil memperlebar selisih kembali ke empat angka pada kedudukan 18-14. Ahsan/Hendra sempat memberikan perlawanan 19-20.
Namun servis Ahsan dinyatakan fault sehingga Lu/Yang merebut gim pertama dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, Ahsan/Hendra berusaha menekan lebih awal. Mereka sempat memimpin 7-5 namun serangan Lu/Yang lalu lebih agresif memberikan tekanan pada Ahsan/Hendra.
Pasangan Taiwan ini berhasil memimpin 11-8 di saat interval. Setelah sempat mendekat di angka 12-13, Ahsan/Hendra kembali tertinggal 13-16.
The Daddies lalu menunjukkan balasan dengan raihan dua poin beruntun yang membuat skor menjadi 15-16. Lu/Yang bangkit untuk meraih poin dan membuat mereka unggul 19-15.
Baca Juga: Denmark Open 2022: Apriyani/Fadia ke Perempat Final Usai Lawan Mundur di Game Kedua
Setelah sempat berhasil menggagalkan kesempatan match point pertama lawan, Ahsan/Hendra harus menelan kekalahan 17-21 usai servis Ahsan dinyatakan fault.
Berita Terkait
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama