Suara.com - Lewis Hamilton mengaku ia terpengaruh oleh cemooh yang dilontarkan para penonton setelah finis kedua di belakang Max Verstappen pada F1 GP Meksiko, Minggu (30/11/2022).
Sang juara dunia tujuh kali sebenarnya terkesan dengan begitu banyaknya penonton yang memadati Sirkuit Hermanos Rodriguez, namun ia dibuat canggung dengan olok-olok yang ia terima selama balapan.
"Penonton di sini luar biasa, tapi pastinya ini terasa sedikit canggung kali ini," kata Hamilton seperti dikutip dari AFP, Senin.
"Disoraki tiap hari, tapi meskipun demikian saya sangat cinta dengan Meksiko dan orang-orang di sini, dan ajang balap yang benar-benar luar biasa pada akhir pekan ini," ujarnya menambahkan.
Pengalamannya di Meksiko mengingatkan kejadian serupa yang Hamilton dapati di Austin, Texas, pada pekan sebelumnya ketika Verstappen diolok-olok penonton.
Hamilton berharap memanfaatkan kondisi sirkuit yang pas bagi mobilnya untuk meraih kemenangan pertamanya pada musim ini dan memperpanjang rekor dengan setidaknya meraih satu kemenangan setiap musimnya sejak ia debut di F1 pada 2007.
Ia mengatakan sempat menempel Verstappen pada bagian awal lomba sebelum berganti ban dari medium ke hard, yang gagal tampil optimal pada stint keduanya.
"Tapi saya rasa Red Bull benar-benar terlalu cepat kali ini dan pada akhirnya mereka memiliki strategi ban yang lebih baik," kata Hamilton.
"Saya tidak yakin apakah itu ban yang tepat pada akhirnya. Saya rasa kami harusnya memulai dengan soft, tapi jelas kami menggunakan ban sebaliknya.
Baca Juga: Lewis Hamilton: Red Bull Terlalu Cepat untuk Dikalahkan di F1 GP Meksiko
"Tidak masalah pada stint pertama, tapi ban hard berkebalikan. Selamat untuk Max, senang bisa di sini memisahkan dua mobil Red Bull."
Pada awal pekan ini Hamilton mengatakan siap untuk memulai pembicaraan untuk kontrak beberapa tahun lagi dengan Mercedes yang memberinya kesempatan untuk terus membalap hingga memasuki usia kepala empat. Sang pebalap akan genap 38 tahun pada Januari tahun depan
[Antara]
Berita Terkait
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
Forza Ferrari! Tifosi Punya Harapan, Tes Bahrain Tunjukkan Potensi SF-26
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko