Suara.com - Pebalap dari tim Gresini Racing Enea Bastianini bertekad menutup musim balapan MotoGP 2022 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (6/11/2022) dengan podium meski pria asal Italia itu harus mengawali balapan dari posisi 13.
Untuk posisi start terdepan GP Valencia, dikutip dari laman MotoGP, adalah Jorge Martin dari tim Pramac Ducari. Sedangkan dua pebalap yang bersaing menjadi juara dunia yakni Francesco Bagnaia dari Ducati start kedelapan dan Fabio Quartararo dari Yamaha start keempat.
Meski harus mengawali balapan dari posisi kurang ideal, Enea Bastianini yang didukung Federal Oil mengaku akan memaksimalkan peluang yang ada. Apalagi kesempatan untuk mengunci posisi tiga besar klasemen juga cukup terbuka.
Rekomendasi ahli dari tim mekanik tentunya akan menjadi perhatian bagi penunggang Ducati Desmosedici GP21 itu. Finis di depan Aleix Espargaro dari tim Aprilia juga harus dicanangkan jika ingin memantapkan diri di posisi tiga besar klasemen akhir.
Kurang maksimalnya pebalap dengan nomor 23 ini tak lepas dari kurang percaya diri setelah terjatuh. Namun, Enea Bastianini bertekad unjuk kemampuan terbaik pada balapan terakhirnya bersama Gresini Racing mengingat musim depan sudah bergabung dengan tim Ducati.
“Padahal kami telah melakukan langkah besar di FP4, tapi efek dari terjatuh berpengaruh terhadap kepercayaan diri. Laju motor tak terlalu buruk dan kita masih bisa melakukan banyak penyesuaian di sesi pemanasan nanti,” kata Enea Bastianini dikutip dari keterangan tim.
“Target utama kami adalah bisa menyelesaikan musim ini di posisi tiga besar, masih ada kesempatan.” kata bakal tandem dari Francesco Bagnaia di tim Ducari itu.
Pada klasemen sementara MotoGP 2022, Enea Bastianini berada di posisi empat dengan raihan 211 poin atau selisih satu poin dengan Aleix Espargaro yang berada di posisi tiga. Di posisi dua ada Fabio Quartararo dengan 235 poin dan di puncak ada Francesco Bagnaia dengan 258 poin.
Sementara itu rekan satu tim Enea Bastianini, Fabio Di Giannantonio yang menggunakan nomor 49 mengaku sempat alami kendala dalam mendapat setelan terbaik untuk motor Ducati-nya. Namun, pebalap muda ini juga bertekad memberikan laga penutup musim ini
Baca Juga: Link Live Streaming MotoGP Valencia 2022 Laga Penentu Gelar Juara Dunia
“Ini adalah balapan terakhir dan kami berharap bisa mewujudkannya di 15 besar, tentunya itu tidak jauh. Kami masih ada kesempatan untuk penyempurnaan jelang balapan, dan berharap saat sesi warm up akan memberikan pencerahan,” kata Diggia yang saat ini berada di posisi 20 klasemen dengan 23 poin.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming MotoGP Valencia 2022 Laga Penentu Gelar Juara Dunia
-
Di Ambang Gelar Juara Dunia, Francesco Bagnaia Cuma Butuh Finish Ke-14 Di MotoGP Valencia
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2022: Quartararo Start Posisi Keempat, Bagnaia Kedelapan
-
Hasil FP4 MotoGP Valencia 2022: Miguel Oliveira Tercepat, Fabio Quartararo Kedua
-
Hasil FP3 MotoGP Valencia 2022: Jack Miller Tercepat, Fabio Quartararo Keempat
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026
-
Perjalanan Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026: Pembalasan Sempurna Boy Arnez Cs
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Running Fest 2026 di Masjid Al Ikhlas, Bukti Olahraga Bisa Satukan Perbedaan