Suara.com - Pembalap Ducati Francesco Bagnaia sukses merebut gelar juara dunia MotoGP 2022. Rider Repsol Honda Marc Marquez menyebut Pecco layak untuk mendapatkannya.
Pembalap Italia itu tertinggal 91 poin di belakang juara bertahan Fabio Quartararo setelah Sachsenring, tetapi dia mengejar dan melewati pebalap Yamaha itu untuk memenangkan kejuaraan dunia dengan selisih 17 poin.
Pecco meraih gelar juara dunia MotoGP perdananya setelah finis kesembilan pada balapan pamungkas MotoGP 2022 di Valencia. Mantan juara dunia MotoGP, Marquez menilai Pecco pantas mendapatkan dan menyebut Ducati saat ini berada di depan dari pabrikan lainnya.
"Saya sangat menghormati Pecco. Dia pembalap yang hebat. Dia menang di Moto2. Dia memenangkan banyak balapan tahun ini," kata Marquez seperti dikutip dari Crash.
"Bagi saya balapannya di Malaysia luar biasa, karena dengan semua tekanan itu dan berjuang [untuk menang] sampai akhir adalah sesuatu yang sangat Anda hormati sebagai pebalap," lanjut pembalap yang finis di posisi ke-13 klasemen MotoGP musim ini.
"Pada akhirnya mereka menemukan paket terbaik, tim [Ducati] dan Pecco. Memang benar dari sudut pandang saya, Ducati berada di depan dibandingkan dengan Yamaha dan pabrikan lain karena Anda melihat banyak pebalap Ducati di depan," ujarnya.
"Tapi bagaimanapun, tidak semuanya 'hijau'. Mereka juga memiliki beberapa masalah. Tapi saya ingin memberi selamat kepada Pecco karena dia memenangkan banyak balapan dan dia pantas mendapatkannya," kata Marquez.
Berita Terkait
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Pedro Acosta Dekat dengan Ducati, Yakin Mau Bersanding dengan Marc Marquez?
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Pecco Bagnaia Petik Pelajaran Berharga dari MotoGP 2025
-
Marc Marquez Prioritaskan Bertahan di Ducati, Buka Opsi Kontrak Baru Dua Musim
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders