Meskipun Sabalenka menyelamatkan match point itu dengan pukulan backhand, Garcia merebut kembali match point dengan servis yang menggelegar sebelum mengkonversi pada poin berikutnya.
Garcia mengatakan dia senang dengan bagaimana dia menangani tekanan pada saat-saat penting untuk mengatur kemenangannya.
"Terkadang Anda emosional atau hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan Anda," kata Garcia.
"Terkadang ada pertarungan besar, jadi Anda harus menemukan jalan untuk melewatinya... dan itu adalah salah satu poin terbesar yang saya tingkatkan. Hari ini salah satu hal yang terpenting adalah tetap tenang dan memanfaatkan setiap peluang."
Sementara itu, Sabalenka mengatakan ketidakwaspadaan sesaat membuat dia merugi.
"Saya hanya menurunkan level saya sedikit – pada tiebreak dan di gim pertama set kedua," kata Sabalenka seperti dimuat Antara.
"Saat-saat penting, saya menurunkan level saya. Itu saja."
Namun demikian, petenis berusia 24 tahun dari Minsk itu mampu melihat ke belakang dengan puas pada musim yang mencakup penampilan semifinal di US Open pada September.
"Saya belajar bagaimana kalah musim ini," kata Sabalenka.
Baca Juga: Juarai Paris Masters 2022, Holger Rune Tembus 10 Besar Peringkat ATP
"Dulu saya super agresif setelah kekalahan yang berat. Dan sekarang saya bisa menerima kekalahan itu. Bagi saya, itu sangat penting karena ini bukan hanya tentang tenis, ini tentang menjadi orang baik," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Bukan Cuma Olahraga, Tenis Kini Jadi Cara Baru Habiskan Waktu Berkualitas Favorit Pasangan Urban
-
Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1