Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mengungkap kunci kemenangan perdana mereka atas wakil India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di babak 16 besar Thailand Open 2023, Kamis (1/6/2023) malam WIB.
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama setelah sebelumnya duo Indonesia selalu menelan kekalahan dalam tiga pertemuan kontra pasangan asal India tersebut.
"Di tiga pertemuan sebelumnya kami selalu kalah, itu menjadi pelajaran buat kami bagaimana untuk menang dari mereka. Hari ini kami bisa menerapkan strategi yang benar, sesuai instruksi pelatih dengan main bola panjang-panjang," kata Fikri melalui keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat.
Bagas/Fikri memulai pertandingan dengan sengit dan terlibat kejar mengejar poin pada gim poin. Bagas/Fikri yang semula sudah memegang keunggulan 21-20, kembali dikejar oleh Rankireddy/Shetty.
"Di gim pertama kami agak kaget dan kewalahan karena sisi lapangan lawan menang anginnya sangat terasa, sementara kami posisinya kalah angin. Itu membuat mereka enak sekali dalam menyerang," ungkap Bagas soal pertandingannya.
Pada gim tersebut, pasangan juara All England 2022 itu mengaku cukup tertekan sejak awal gim. Namun saat mereka tertinggal menjelang akhir gim, Bagas/Fikri meningkatkan fokus dan berusaha lepas dari tekanan lawan.
"Di gim pertama kami cukup tertekan di awal tapi menjelang akhir kami coba fokus, berusaha lepas dari tekanan lawan dan berhasil mengejar. Sayang di poin setting kami malah kurang tenang," Fikri menambahkan.
Titik balik pun terjadi pada dua gim lanjutan. Pada gim kedua, giliran Bagas/Fikri yang mendapat keuntungan dari pergantian posisi lapangan.
Peluang teknis tersebut mereka manfaatkan untuk terus menekan duo India hingga akhirnya merebut kemenangan penyeimbang.
Baca Juga: Hasil Thailand Open 2023: Putri KW Langsung Tersingkir pada Babak Pertama
"Di gim kedua berbalik kami diuntungkan dan kami terus menekan mereka. Cari poin dengan mengontrol permainan," sebut Fikri.
Pada gim ketiga, terlihat Rankireddy/Shetty sudah kehilangan ritme permainan dan tidak yakin dengan strategi yang mereka jalankan.
Lagi-lagi situasi tersebut terbaca oleh Bagas/Fikri yang seketika langsung bermain lebih agresif untuk meredam permainan lawan.
"Di gim ketiga terlihat mereka sudah kurang yakin, percaya dirinya turun dengan mati-mati sendiri. Sebenarnya sudah terlihat dari gim kedua. Ini menjadi kesempatan buat kami untuk memaksimalkan, kami tidak boleh lengah," pungkas Bagas, demikian Antara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan