Suara.com - Penghargaan Most Valuable Player (MVP) IBL musim 2023 jatuh ke tangan kapten Dewa United Banten Kaleb Ramot Gemilang yang memiliki statistik paling apik di antara pemain lokal IBL lainnya.
Gelar MVP IBL ini menjadi yang kedua kalinya diraih oleh Kaleb setelah sebelumnya menyandang MVP IBL musim 2018-2019.
"Tentunya saya bersyukur dan terima kasih kepada Tuhan. Terima kasih juga buat keluarga saya yang selalu mendukung karier saya," kata Kaleb dalam keterangan resmi klub dikutip di Jakarta, Senin.
Kaleb mengakui gelar MVP 2023 yang dia dapatkan di luar ekspektasinya lantaran sempat mengalami cedera lutut dan membuatnya absen sepanjang musim 2020.
Namun Kaleb mampu membuktikan dirinya belum selesai dan masih bisa bersaing dengan para pebasket lain yang relatif masih muda.
Kaleb menjadi MVP IBL 2023 setelah mengantongi 153 suara, dengan 13 voter menempatkannya di urutan pertama sehingga mendapat 10 poin.
Dia mengalahkan kandidat MVP lain seperti Yudha Saputra dari Prawira Harum Bandung yang menempati urutan kedua serta Andakara Prastawa dari Pelita Jaya Jakarta di urutan tiga.
"Ini cukup di luar ekspektasi, karena buat saya saat ini yang terpenting bisa meraih gelar juara IBL bersama Dewa United," kata Kaleb.
Pebasket berusia 33 tahun itu menyampaikan terima kasih kepada rekan setimnya di Dewa United Banten, khususnya kepada Ferdian Dwi Purwoko, Dio Tirta Saputra, dan Leonardo Effendi.
Baca Juga: Momen Bek Timnas Indonesia Kena 'Nutmeg' di Laga Persib vs Madura United
Menurut Kaleb, gelar MVP IBL 2023 yang ia peroleh tidak bisa dilepaskan dari peran ketiga rekan setimnya tersebut.
"Saya juga ingin berterima kasih untuk seluruh rekan tim, khususnya buat Ferdi, Tirta, dan Leo karena sudah menempa saya saat latihan," tutur Kaleb. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko