Suara.com - Timnas basket putra Indonesia kalah 57-70 dari timnas basket putra Jepang pada pertandingan kedua Grup D cabang olahraga basket Asian Games 2022 Hangzhou, China, yang berlangsung di Zhejiang University Zijingang Gymnasium, Kamis (28/9/2023).
Indonesia kesulitan mengembangkan permainan pada awal kuarter pertama setelah tembakan tiga angka Keita Imamura dan tembakan dua angka Raita Akaho membawa Jepang unggul 5-0 pada kuarter awal.
Namun, pada setengah permainan kuarter pertama, Indonesia mampu menempel ketat Jepang dengan tembakan dua angka Yudha Saputra sehingga membuat skor menjadi 9-10. Jepang lalu menjauh ketika tembakan tiga angka Kazuki Hosokawa masuk ke ring dengan mulus.
Tim dari Negeri Matahari Terbit itu terus mendulang poin dan menjauhkan jarak hingga menutup skor kuarter pertama dengan keunggulan 21-15.
Pada kuarter kedua, Indonesia tampil lebih baik. Poin-poin yang dihasilkan Widyanta Putra Teja, Kelvin Sanjaya, Kaleb Ramot Gemilang, dan Vincent Rivaldi Kosasasih membuat tim Merah Putih menempel Jepang dengan skor 25-27 dan berlanjut menyamakan skor 27-27 ketika Yudha Saputra membuat tembakan dua angka.
Jepang kembali menjauh 32-27, tapi Indonesia kembali mengejar dan menyamakan skor menjadi 32-32 dengan waktu pada kuarter kedua tersisa dua menit.
Sayangnya, di sisa waktu itu Indonesia hanya membuat dua poin dan tim Jepang membuat lima poin sehingga menutup kuarter kedua dengan skor 34-38.
Indonesia yang berada di bawah asuhan pelatih Milos Pejic melanjutkan penampilan apik di kuarter ketiga di mana Merah Putih mengawali kuarter tersebut dengan tembakan dua angka Vincent Rivaldi Kosasih dan membuat skor menjadi 36-38.
Indonesia terus mendulang poin sampai berbalik unggul 42-41 dengan empat menit waktu tersisa.
Baca Juga: 2 Negara Calon Lawan Timnas Indonesia U-24 jika Lolos ke Prempat Final Asian Games 2022
Jepang lalu membalikkan keadaan menjadi 43-42, tapi tembakan dua angka Hendrick Xavi Yonga membawa Indonesia kembali unggul 44-43. Masato Ichikawa memaksa Indonesia kembali tertinggal ketika tembakan tiga angkanya menemui ring dan mengubah skor 46-44 untuk Jepang.
Namun, lima detik kemudian, Hendrick Xavi Yonga kembali menunjukkan kelasnya karena dengan tembakan tiga poinnya ia membawa Indonesia kembali unggul 47-46.
Pertarungan sengit terjadi hingga akhir kuarter ketiga. Indonesia menutup kuarter ketiga dengan selisih dua poin, 50-52.
Indonesia gagal melanjutkan penampilan apik kuarter kedua dan ketiga untuk kuarter keempat. Tim Merah Putih tidak mampu mendulang poin pada lima menit awal. Sebaliknya, Jepang memukul dengan mencetak 10 poin dan membuat skor menjadi 62-50.
Indonesia baru melesatkan poin ketika kuarter keempat berjalan sekitar enam menit melalui free throw dari Muhamad Arighi Hadran Noor. Skor menjadi 51-62.
Indonesia terus kesulitan di sisa kuarter keempat. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Jepang untuk menutup laga dengan skor 70-57.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko