Suara.com - Kemenpora memperkenalkan Rahmat Erwin Abdullah peraih medali perunggu Olimpiade dan pemegang rekor dunia di kelas clean and jerk 73kg. Setelah memenangkan emas SEA Games ketiga berturut-turut, banyak orang jadi penasaran dengan profil dan biodata Rahmat Erwin Abdullah. Di sini kita akan mengenalnya bersama-sama.
Dua gelar SEA Games Abdullah sebelumnya diraih pada 2019 dan 2021 di kelas 73kg. Di Kamboja 2023, Abdullah melakukan pertandingan di divisi 81kg, mengangkat 158kg di snatch dan 201kg di clean and jerk dengan total 359kg, 34kg lebih banyak dari pesaing terdekatnya Chatuphum Chinnawong dari Thailand.
Memasuki kompetisi, Abdullah tahu dia tidak perlu menjadi yang terbaik, tetapi melakukan usaha terbaiknya hingga dapat memecahkan rekor termasuk rekor dunia 200kg yang dia raih dalam snatch di Kejuaraan Dunia pada Desember 2022.
Profil dan Biodata Rahmat Erwin Abdullah
Perjalanan karir Rahmat Erwin Abdullah tentunya bukanlah sesuatu yang mudah seperti yang kita bayangkan. Sebelum tampil di Olimpiade Tokyo, Rahmat beberapa kali tampil gemilang di kejuaraan internasional seperti yang disebutkan di atas.
Rahmat pernah menjuarai kelas 73kg Junior di Asian Junior Championships 2019 di Pyongyang, Korea Utara. Atlet asal Makassar itu juga membawa pulang medali emas setelah berhasil mencatat rekor mengangkat beban 326 kg dengan snatch 147kg dan clean and jerk 179kg. Daftar prestasinya sangat panjang.
Orang tua Rahmat Erwin Abdullah sama-sama atlet. Baik ayah maupun ibu merupakan atlet angkat besi.
Sang ayah, bernama Erwin Abdullah, pernah meraih medali perak dalam cabang olahraga angkat besi kategori 69kg Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan.
Sedangkan ibunya, Ami Asun Budiono, atlet angkat besi yang ikut berkompetisi dalam turnamen nasional.
Daftar prestasi Rahmat Erwin Adbullah
Berikut prestasi yang berhasil diraih dan kejuaraan yang diikuti oleh Rahmat Erwin Abdulah sejauh ini.
1. Partisipan di World Junior Championhip 2020 Tashkent, digelar tahun 2021
2. Meraih pedali perunggu di Asian Championship 2020 di Tashkent, digelar tahun 2021
3. Meraih medali emas Asian Junios Champhinship di Tashkent, digelar tahun 2020
4. Meraih medali emas SEA Games 2019 Filipina, digelar tahun 2019
5. Meraih medali emas Asian Junior Championships di Pyongyang, Korea Utara, digelar tahun 2019
6. Partisipan di IWF World Champhionships, digelar tahun 2019
7. Partisipan di IWF Junior World Championships di Suva, Fiji, digelar tahun 2019
8. Partisipan Asian Games di Jakarta-Palembang, digelar tahun 2018
9. Partisipan IWF Junior World Championships, digelar tahun 2018
10. Partisipan IWF Youth World Champhionhips, digelar tahun 2017.
Dengan sederet prestasi ini, membuka peluang Rahmat Erwin Adbullah untuk bisa mendapatkan medali dalam Olimpiade 2024 di Paris nanti. Demikian itu profil dan biodata Rahmat Erwin Abdullah.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026