Suara.com - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin berharap bisa mempertahankan tren positifnya setelah menjuarai sesi Sprint Race MotoGP Indonesia pada balapan utama yang akan digelar pada Minggu (15/10).
"Semoga besok kami bisa mengulangi hasil positif ini," kata Martin saat melakukan sesi wawancara singkat dengan media di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (14/10).
Martin mengungkapkan, ia tidak merasa berada dalam posisi awal yang menguntungkan pada Sprint dan balapan utama nanti.
Namun kepercayaan dirinya kian meningkat usai memenangkan Sprint di Mandalika yang sekaligus menandai kemenangan Sprint keempatnya secara beruntun musim ini.
"Saya tidak berada di posisi awal yang cukup menguntungkan untuk Sprint tadi dan balapan utama besok, tapi hari ini terbukti langkah demi langkah bisa berjalan mulus dan saya bisa menyalip para pebalap kuat di depan saya. Saya sangat bangga dengan hasil ini," ujar pembalap asal Spanyol itu.
Dengan kemenangan tersebut pula, Martin berhasil menggeser posisi Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dari puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2023. Ia kini unggul tujuh poin dari pebalap yang akrab disapa Pecco tersebut.
"Saya merasa senang bisa memimpin klasemen kejuaraan sementara. Saya harus menikmati momen ini, tapi tentu ada tekanan yang tinggi untuk mempertahankan posisi ini," kata Martin.
Untuk balapan utama yang bergulir pada Minggu, Martin mengatakan ia perlu mempersiapkan diri lebih mantap lagi, baik dari sisi fisik maupun mental. Ia menilai, semua pebalap memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan setiap balapan.
"Saya kini berada dalam kondisi dan mentalitas yang baik. Saya harus melakukannya, karena ini tidak akan mudah. Saya tidak akan menyerah karena besok memulai balapan dari P6," ungkap Martin.
"Bagaimana pun, ini semua adalah proses belajar dan berkembang buat saya. Ini adalah proses saya, dan saya berharap saya bisa memiliki kesempatan seperti ini. Saya sangat senang," tukasnya.
Sementara itu, balapan utama MotoGP Indonesia akan bergulir pada Minggu (15/10) pada pukul 15.00 WITA atau 16.00 WIB.
Berita Terkait
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa
-
Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder
-
Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
-
Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026