Suara.com - Peselancar Indonesia Febriansyah meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan motor menjelang turnamen Taiwan Open di Taiwan.
"Dengan berat hati kami berduka atas kehilangan Febriansyah, yang meninggal secara tragis pagi ini setelah kecelakaan motor kemarin malam. Pikiran dan doa kami bersama keluarga, teman, dan rekan tim Febriansyah selama masa yang sangat sulit ini," demikian keterangan resmi World Surf League yang dilansir pada Senin, seperti dikutip dari ANTARA.
Febriansyah merupakan peselancar yang menimba ilmu dari Legian Boardriders Club (LBC) Bali. Febriansyah memulai debut profesional di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dengan menyumbangkan medali perak.
"Febriansyah adalah talenta inspiratif dari Indonesia, dengan dorongan dan dukungan dari sesama kompetitor dan komunitas. Untuk mengenang Febriansyah, kami akan mengadakan acara paddle out dan mengheningkan cipta besok pagi di lokasi acara Taiwan Open untuk menghormati almarhum," tulis World Surf League.
Selama merintis karir profesional, Febriansyah telah mencetak tinta emas dengan menjuarai berbagai turnamen diantaranya kejuaraan International Saawakami Asia Challenge Bali, Kejuaraan KONI Bali Internasional Surfing Competition, Madewi Challenge, Babak Kualifikasi PON Aceh-Sumut 2024 serta beberapa kejuaraan Legian Boardriders Series Liga Surfing Indonesia 2023.
Saat ini, Febriansyah menduduki peringkat pertama rangking nasional PSOI pada kategori Open Men Division. Ia juga merupakan salah satu atlit tim nasional selancar ombak Indonesia tahun 2023.
Berita Terkait
-
Surplus Pemain, Shin Tae-yong Dihadapkan Pilihan Sulit Jelang Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam
-
Rafael Struick dan Edo Febriansyah Kemungkinan Diturunkan di Leg Kedua Timnas Indonesia vs Brunei, Hanya Cedera Ringan
-
Jelang Lawan Brunei Darussalam, 3 Pemain Timnas Indonesia Dipastikan Hanya Jadi Penonton
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat