Suara.com - Atlet selancar ombak Indonesia Rio Waida berhasil mengukir milestone baru dalam tur dunia Champiohship Tour World Surfing League (WSL) di Rip Curl Pro Bells Beach, Victoria, Australia, dengan meraih peringkat ketiga atau sebagai semifinalis, Rabu (3/4/2024).
Pencapaian tersebut diukir Rio setelah tahun lalu resmi bergabung ke dalam Championship Tour, divisi teratas yang menjadi tempat top 34 atlet selancar ombak dunia berkompetisi, setelah menjadi pemuncak tangga Challenger Series pada 2022.
"Tempat ketiga di Bells Beach... Terima kasih semua untuk dukungannya," ujar Rio sambil mengunggah beberapa foto dan video perjalanannya menuju semifinal di akun sosial media miliknya, Rabu (3/4/2024) seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Manchester City Tanpa Ederson, Kyle Walker dan Nathan Ake Hadapi Aston Villa
Perjalanan Rio menuju semifinal Rip Curl Pro Bells Beach tidak mulus. Ia harus melalui babak eliminasi setelah gagal meraih dua poin tertinggi dalam Heat 4 bersaing dengan dua peselancar Australia Jack Robinson dan Morgan Ciblic di babak pembuka.
Rio bangkit di babak eliminasi, mencatatkan poin tertinggi kedua di Heat 2 untuk melaju ke Bracket Stage. Di babak 32 besar, peselancar berdarah Indonesia-Jepang itu berhasil unggul dari peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 Italo Ferreira.
Rio, yang tembus 16 besar Olimpiade Tokyo 2020, meraih poin 14,07 melalui catatan dua ombak terbaiknya, masing-masing 7,50 dan 6,57, unggul 1,330 dari lawannya asal Brazil tersebut.
Keberhasilan tersebut membuat Rio mengamankan tempat di babak 16 besar untuk bersaing dengan peselancar Brazil Caio Ibelli. Rio kembali mendominasi untuk melaju ke perempat final berjumpa dengan peselancar AS Kade Matson, lalu memenangi perlombaan Heat 4 tersebut.
Pada semifinal, Rabu, Rio bertemu dengan peselancar AS Griffin Cole Houshmand yang merupakan pemuncak peringkat WSL saat ini.
Baca Juga: Harga Pasar Timnas Indonesia U-23 Kalahkan 2 Rivalnya di Fase Grup Piala Asia U-23 2024
Colapinto mengawali perlombaan dengan baik mencatatkan poin ombak 8,00, sementara Rio mencetak angka 6,00. Meski begitu, Rio terus mengejar ombak untuk mengumpulkan poin.
Namun, ketika perlombaan yang berdurasi selama 35 menit usai, Rio harus puas dengan catatan nilai 14,53, selisih 6,085 poin dari Colapinto.
Meski harus terhenti di semifinal, Rio sangat bersyukur dengan capaian yang ia torehkan.
"Berterimakasih, bersyukur dan merasa diberkahi. Bekerja sangat keras untuk momen seperti hari ini, perlu kedisiplinan, fokus, kesabaran, keyakinan, dan tentunya bersenang-senang," ujar Rio saat berhasil mengamankan tempat di semifinal.
"Pekerjaan belum selesai dan kami akan selalu mengejar sesuatu yang lebih besar."
Berkat keberhasilannya tembus semifinal, Rio melonjak 10 tempat, menduduki peringkat ke-11 WSL saat ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan