Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melaporkan atlet angkat besi putri Nurul Akmal menjadi atlet ke-10 dari Indonesia yang lolos untuk ikut berkompetisi pada Olimpiade Paris 2024.
"Nurul Akmal berhasil memastikan diri lolos ke Olimpiade Paris 2024 setelah mendapat realokasi kuota kelas +81 kilogram," ungkap Kemenpora seperti dikutip dari akun instagram resmi Kemenpora: @kemenpora yang dipantau di Jakarta, Kamis (1/4/2024) seperti dimuat Antara.
Kemenpora melaporkan, adanya realokasi kuota kelas +81 kilogram sehingga Nurul Akmal dipastikan menjadi atlet ke-10 dari Indonesia yang akan mengikuti ajang kompetisi olahraga tertinggi dunia di Paris.
Sebelumnya, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyatakan, sebanyak sembilan atlet Indonesia sudah mengantongi tiket berkompetisi pada Olimpiade Paris yaitu atlet angkat besi Eko Yuli Irawan dan Rizky Juniansyah, atlet panahan Arif Dwi Pangestu serta Diananda Choirunisa.
Selain itu, atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rahmad Adi Mulyono, atlet senam Rifda Irfanaluthfi, atlet menembak Fathur Gustafian, dan atlet selancar Rio Waida.
Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan, jumlah atlet yang lolos ke Olimpiade Paris masih berpeluang besar bertambah lagi karena beberapa cabang olahraga masih menjalani kualifikasi hingga Juni 2024.
KOI akan menetapkan target medali pada Olimpiade Paris setelah semua cabang olahraga menjalani kualifikasi pada Juni 2024.
"Setelah semua cabang menjalani kualifikasi kami akan duduk bersama-sama dengan Kemenpora untuk menentukan target medali pada Olimpiade," ujarnya.
Pada kesempatan terpisah, setelah atlet angkat besi Eko Yuli Irawan yang lebih dahulu memastikan diri lolos ke Olimpiade Paris, Oktohari juga mengemukakan bahwa cabang olahraga angkat besi tidak pernah mengecewakan bangsa Indonesia karena selalu menjadi cabang yang tidak pernah absen mengirimkan wakilnya serta selalu menyumbangkan medali pada Olimpiade.
Oktohari juga meminta dukungan masyarakat Indonesia agar atlet angkat besi dapat menyumbangkan medali emas pada Olimpiade Paris 2024. "Semoga di Paris 2024 ini bisa pecah telur untuk medali emas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1