Suara.com - Timnas Voli Pantai Indonesia baik tim putra maupun putri berpotensi menyegel tiket menuju Olimpiade Paris 2024.
Peluang tersebut terbuka usai tim voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi menjadi juara di Volleyball World Beach Pro Tour 2024.
Sedangkan tim putri yang diwakili Desi Ratnasari/Nur Atika Sari melesat ke semifinal Volleyball World Beach Pro Tour 2024.
Keduanya masih akan melanjutkan perjuangan di semifinal AVC Beach Volleyball Continental Cup di Ningbo, 16-18 Juni mendatang.
“Kami bersyukur masih ada voli pantai yang berpotensi menambah skuad tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024," kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resmi KOI, Jumat (31/5/2024).
"Mudah-mudahan peluang ini masih bisa terjaga dan kami akan kawal ketat supaya kali ini voli pantai bisa lolos. Apalagi ketua umumnya akan mendampingi langsung nanti di China, semoga bisa memberikan dukungan dan semangat buat atlet tampil maksimal nanti,” sambungnya.
Terdapat 24 tiket yang diperebutkan dari cabang olahraga voli pantai untuk bisa lolos ke Paris 2024 dengan ketentuan setiap negara maksimal hanya bisa mengirimkan masing-masing dua pasang dari tim putra dan putri.
Berdasarkan sistem kualifikasi Olimpiade, ada empat cara yang bisa dilalui yakni pertama, tiket Paris 2024 diberikan kepada negara tuan rumah, Prancis.
Kedua, pemenang FIVB Beach Volleyball World Championship 2023 otomatis telah mengamankan satu tiket lainnya.
Baca Juga: Kick-off Timnas Indonesia vs Irak Digeser dari Malam ke Sore, Memang Akal Bulus STY
Ketiga, urutan 17 teratas dunia dalam Olympic Ranking yang terhitung mulai 1 Januari 2023 sampai 9 Juni 2024 akan mendapatkan tiket. Keempat, tiket Olimpiade Paris 2024 diperoleh negara pemenang dari kualifikasi Olimpiade kontinental yang mewakili lima konfederasi (AVC, CAVB, CEV, NORCECA, CSV) baik di nomor putra maupun putri.
Untuk menyegel tiket ke Olimpiade, tim putra harus mengikuti turnamen dan jadi juara di putaran final AVC Beach Volleyball Continental Cup 2024 yang berlangsung di Ningbo, China, 21-23 Juni. Sementara tim putri saat ini ada di peringkat keempat dan akan tampil di semifinal Continental Cup 16-18 Juni.
"Kami masih terus berjuang dengan harapan bisa menang dan lolos ke Olimpiade Paris 2024,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) Imam Sudjarwo.
“Semua yang turun ini pemain muda tapi potensial untuk lolos ke Olimpiade. Kami dari PB PBVSI akan mendukung penuh untuk mengawal tim putra dan putri kita di Continental Cup. Saya bersama manajer tim juga akan hadir langsung di China nanti. Kami juga mohon doa restu dari masyarakat Indonesia untuk tim voli pantai Indonesia bisa juara dan lolos ke Olimpiade,” imbuhnya.
Jika berhasil mengamankan tiket Olimpiade, maka akan mengakhiri penantian 28 tahun tim voli pantai Indonesia tampil di Olimpiade usai terakhir kali tim voli pantai Indonesia lolos pada Olimpiade di Atlanta 1996.
Kala itu, tim voli pantai putra diwakili Mohamed Nurmufid/Markoji dan tim putri diwakili Timy Yudhani Wahayu/Eta Kaize.
Berita Terkait
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1