Suara.com - Pembalap Gresini Racing Marc Marquez mengakui duo Ducati Lenovo Francesco ‘Pecco’ Bagnaia dan Enea Bastianini sangat kuat di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6/2024).
Pada seri ketujuh MotoGP musim ini, Bagnaia yang memenangi Sprint satu hari sebelumnya, membuktikan dirinya sebagai sang raja Sirkuit Mugello untuk ketiga kalinya ketika ia tak mengalami kendala apa pun saat memenangi balapan kandangnya musim ini.
Untuk Bastianini, pembalap 26 tahun itu meraih posisi kedua setelah pada lap ke-22 mengasapi Marquez dan kemudian mendahului Jorge Martin pada lap terakhir, dengan Marquez tak bisa berbuat banyak sehingga hanya finis posisi keempat.
“Saya tidak bisa menyalip Bastianini dan ketika dia melewati saya dua lap lalu, sepertinya dia menggunakan ban baru. Baik Pecco dan dia sangat kuat,” kata Marquez dikutip dari laman resmi Gresini, Senin (3/6/2024) seperti dimuat Antara.
Meski tanpa podium di balapan utama, The Baby Alien mengatakan masih “menjalani balapan yang positif” di Mugello karena meraih 22 poin, hasil podium kedua di Sprint dan posisi empat di balapan utama.
Menurutnya hal ini sangat penting menjelang dua balapan berturut-turut yang akan datang pada 30 Juni dan 7 Juli di Assen, Belanda dan Sachsenring, Jerman.
Marquez kini masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 136 poin, berjarak 17 poin dari Pecco di posisi kedua, dan berjarak 35 poin dari Martin di posisi pertama.
“Kami pulang dengan tambahan beberapa poin di klasemen dan kami sangat positif menjelang dua balapan berturut-turut berikutnya,” kata mantan juara dunia enam kali kelas premier itu.
“Kami akan terus bekerja selama hari ujian untuk lebih meningkatkan perasaan kami,” tambahnya.
Baca Juga: Pemain Irak Bisa Intip Timnas Indonesia vs Tanzania dari Hotel, Shin Tae-yong Tak Kehabisan Akal
Sementara itu, adik sekaligus rekan setim Marquez, Alex Marquez mengatakan catatan posisi kesembilan di Mugello musim ini lebih baik dari catatannya musim lalu di mana ia gagal finis karena terjatuh.
Namun, dirinya dengan tegas mengatakan bahwa ia menginginkan lebih dari sekadar finis di posisi 10 besar.
“Kami 12 detik lebih cepat dibandingkan balapan tahun lalu, tapi jelas kami menginginkan lebih,” kata Alex Marquez.
“Kami akan mencoba menemukan sesuatu dalam tes ini sehubungan dengan keseimbangan yang lebih baik dan kecepatan yang lebih baik,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa