Suara.com - Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi optimis bisa lolos ke babak semifinal Olimpiade 2024.
Selain Desak Made, pemanjat tebing asal Indonesia lainnya, Rajiah Sallsabillah juga akan bertanding di babak perempatfinal Olimpiade Paris 2024.
Desak Made mengatakan bahwa saat ini ia dirinya fokus dan berusaha tenang untuk tampil di babak perempat final panjat tebing nomor speed.
"Hasilnya tadi masih belum bagus, kalau catatan waktu saya tidak terlalu memikirkan, yang pasti maunya ya naik podium. Tadi lumayan grogi dan belum lega kalau belum naik podium," kata perempuan asal Bali itu seperti dikutip dari Antara.
Desak bilang bahwa pelatih Hendra Basir telah memberikannya instruksi untuk lebih fokus dan tenang saat bertemu Cheng Deng asal China.
"Semuanya juga pasti deg-degan, pokoknya fokus sama diri sendiri, menampilkan catatan waktu terbaik dan menampilkan performa terbaik ketika latihan sebelumnya," ungkapnya.
Desak Made Rita di ajang Olimpiade Paris 2024 berstatus unggul keenam. Desak Made lolos ke babak perempatfinal setelah mengalahkan atlet Piper Kelly.
Made Rita mencatat waktu 6,45 detik, torehan waktu yang lebih baik dibanding saat babak kualifikasi. Di babak eliminasi, ia mencatatkan waktu 6,38 detik.
Desak Made Rita merupakan atlet panjat tebing kelahiran Buleleng, Bali pada 21 Januari 2001. Sedari kecil, ia sudah jatuh cinta pada olahraga sport climbing.
Bahkan di usia 2 tahun, ia sudah suka olahraga sport climbing hingga akhirnya bergabung ke klub sport climbing.
Baca Juga: Melaju ke Perempat Final Panjat Tebing Olimpiade Paris, Desak Made Ingin Lebih Fokus
Menariknya, Made Rita masuk ke klub sport climbing karena unsur ketidaksengajaan. Saat itu ia ditantang untuk bertanding panjat dinding di Taman Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng.
Made Rita kemudian terus menorehkan prestasi di olahraga panjat tebing. Ia misalnya menyumbangkan 2 medali emas di nomor Speed World Record Youth A Putri dan Boulder Youth A Putri di Kejurnas Kelompok Umur di Riau tahun 2018.
Pada PON XX Papua 2021, ia berhail meraih emas mewakili Bali dengan catatan 7,01 detik di final.
Sementara di kancah internasional, Made Rita meraih peringkat ke-4 di Asian Youth Championships 2018 yang diadakan di Chongqing, China. Selain itu, ia masuk peringkat ke-4 di IFSC World Cup Villars 2021.
Berita Terkait
-
Melaju ke Perempat Final Panjat Tebing Olimpiade Paris, Desak Made Ingin Lebih Fokus
-
Hasil Prancis vs Mesir: Les Blues ke Final Olimpiade 2024 usai Menang 3-1
-
Dramatis! Tekuk Maroko, Spanyol Melangkah ke Final Olimpiade Paris 2024
-
Head to Head Prancis vs Mesir di Semifinal Olimpiade 2024: Uji Nyali Taring Ibrahim Adel dan Jean-Philippe
-
Head to Head Maroko vs Spanyol Semifinal Olimpiade 2024: Adu Rekor Ganas Raksasa Sepak Bola Dua Benua
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet