Suara.com - Jakarta Electric PLN kini diperkuat oleh pemain voli Valentina Diouf. Ia pernah membela Red Sparks, klub asal Korea Selatan. Deretan prestasi Valentin Diouf juga menjadi pertimbangan penting untuk menjadikannya salah satu pemain andalan Jakarta Electric PLN.
Valentina Diouf pernah bermain di 9 klub sebelum bergabung dengan Jakarta Electrik PLN. Namun, kita tak perlu membicarakan semuanya. Setelah membela Red Sparks Korea Selatan, Valentina Diouf bertualang dengan bergabung di klub Bartoccini Fortinifissi Perugia di Italia, KS Commercecon ód Polandia, dan terakhir Volley Mulhouse Alsace Prancis.
Mengenai prestasi Valentina Diouf, ia memiliki beberapa penghargaan individu. Berikut data mengenai prestasi Valentina Diouf.
1. Pencetak gol terbaik di turnamen Polish Supercup 2023/24.
2. Pemukul lawan terbaik di turnamen TAURON Liga 2022/23.
3. Pencetak gol terbaik di turnamen TAURON Liga 2022/23.
4. Pencetak gol terbaik di turnamen Korean V-League 2020/21
5. Pemukul lawan terbaik di turnamen Korean V-League 2020/21
6. Pemukul lawan terbaik di turnamen Korean V-League 2019/20
7. Pencetak gol terbaik di turnamen Korean V-League 2019/20
8. MVP di turnamen CEV Cup 2016/17
9. Pencetak gol terbaik di turnamen CEV Cup 2016/17
10. Pencetak gol terbaik di turnamen Champions League 2014/15
11. Pemukul lawan terbaik di turnamen Champions League 2014/15
12. MVP di turnamen Italian Supercup 2014/15
13. Pencetak gol terbaik di turnamen World Grand Prix 2013
Pada 30 Desember 2024, Valentina Diouf menyatakan kegembiraannya Ketika baru tiba di Indonesia melalui Reels Instagram.
"La nuova rubrica in collaborazione con @volleynews_official in cui vi racconto tutte le mie avventure nella nuova fantastica esperienza in Indonesia. Se siete curiosi di com’è la pallavolo qui o la la vita o semplicemente volete farvi i fatti miei eccovi serviti. L’episodio 1 vi racconta il viaggio e il primo impatto con questa cultura così particolare e diversa dalla nostra! Compreso di presentazione squadra! Fateci sapere nei commenti cosa vorreste vedere nei prossimi episodi!"
Kurang lebih artinya ia mengungkapkan kegembiraannya karena secara oficial bekerja sama dengan salah satu klub di Indonesia. Ia berjanji akanmencertiakan petualangannya yang baru sebagai pemain voli di Indonesia kepada @volleynews_official.Ia mengajak folowernya untuk melihat lebih dekat seperti apa bola voli.
Di episode 1 postingan insagramnya ini, ia menceritakan tentang perjalanan dan apa yang ia rasakan ketika mengijakkan kaki pertama kali di Indonesia. Dia merasakan ada yang berbeda dari segi budaya. Ia mengajak penggemarnya untuk berkomentar, apa yang ingin dilihat di episode berikutnya.
Demikian itu catatan mengenai prestasi Valentina Diouf. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Red Sparks Hajar IBK Altos, Pelatih Tak Pilih Megawati Jadi MVP, Kenapa?
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026