Suara.com - Kabar dari liga bola voli Korea Selatan, Pink Spiders berhasil menjadi juara babak reguler dan lolos ke final. Sementara itu, Megawati Hangestri dan kawan-kawan di Red Sparks harus menerima kekalahan dari GS Caltex pada pekan ke-31 V-League. Tapi sebenarnya apakah Red Sparks pernah juara?
Tampil brilian pada beberapa pertandingan terakhir tidak membuat Red Sparks berhasil mencatatkan torehan yang diharapkan. Kekalahan di pertandingan terakhirnya membuat Pink Spiders, tim saingan Red Sparks, memastikan diri menjadi juara babak reguler dan meraih tiket ke babak final.
Apakah Red Sparks Pernah Juara?
Jika melihat ke belakang, sebenarnya Red Sparks pernah menjuarai beberapa perlombaan. Misalnya pada KOVO Cup di tahun 2008, dan di tahun 2018. Di tahun lain, 2007, 2011, 2016, dan 2019, Red Sparks berhasil menyelesaikan turnamen di posisi ke-2.
Meski demikian posisi ini juga tidak dapat dikatakan aman. Pasalnya Suwon Hyundai E&C Hillstate memiliki raihan poin yang sangat dekat dengan poin milik Red Sparks, yakni 57 poin. Sementara itu tim yang diperkuat Megawati memiliki poin sebesar 58 poin, yang menjadikan posisinya rawan tergeser.
Klasemen Liga Voli Korea 2024-2025
Mengacu pada informasi terkini, klasemen liga voli Korea Selatan saat ini adalah sebagai berikut:
- Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, dengan 76 poin
- Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, dengan 58 poin
- Suwon Hyundai E&C Hillstate, dengan 57 poin
- Hwaseong IBK Altos, dengan 37 poin
- Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass, dengan 35 poin
- Gwangju Al Pepper Saving Bank, dengan 31 poin
- GS Caltex Seoul KIXX, dengan 27 poin
GS Caltex Seoul KIXX yang menjadi juru kunci dari klasemen sementara secara mengejutkan justru berhasil mengalahkan Red Sparks, sekaligus menutup asa tim ini untuk dapat mengejar ketertinggalan poin dari Pink Spiders.
Pertandingan yang telah selesai tersebut memberikan kemenangan pada GS Caltex 1-3, dengan torehan poin 25-22, 21-25, 21-25, dan 19-25. Bukan menjadi hari yang baik untuk Red Sparks, meski pada kenyataannya Megawati dan kawan-kawan tetap memberikan yang terbaik untuk pertandingan tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Villains Everywhere, Drakor Komedi Terbaru Oh Na Ra dan So Yoo Jin
Pink Spiders secara cepat menutup gelaran ini dengan memastikan juara dengan sisa pertandingan yang ada. Memperhitungkan nilai poin yang dapat diperoleh, Red Sparks tidak lagi bisa mengejar jarak poin yang mereka miliki.
Itu tadi sekilas penjelasan mengenai apakah Red Sparks pernah juara pada gelaran KOVO Cup ini. Meski memiliki kenangan manis, namun hal ini gagal diulang karena performa yang kurang memuaskan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko