Suara.com - Turnamen basket 3x3 terbesar di Indonesia, Mandiri 3x3 Indonesia Tournament 2025, resmi kembali digelar dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Tak hanya menjaring bibit unggul, ajang ini juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju SEA Games 2025 dan Olimpiade 2028.
Setelah sukses menjadi tuan rumah FIBA 3x3 Women’s Series Jakarta 2025 dan FIBA 3x3 Challenger, geliat basket 3x3 nasional terus menguat.
PT Supersport Sensation (SSS) selaku penyelenggara mengonfirmasi bahwa turnamen Mandiri 3x3 edisi 2025 akan memasuki tahun keempat pelaksanaannya dengan banyak pembaruan signifikan.
Salah satu inovasi utama tahun ini adalah perubahan sistem pertandingan dari fase play-in sistem gugur menjadi format grup.
Direktur PT Supersport Sensation, Azwan Karim, menjelaskan bahwa sistem baru ini dirancang agar setiap tim bisa mendapat lebih banyak jam bermain dan pengalaman bertanding.
“Sistem gugur yang sebelumnya dipakai fase play-in, akan berubah menjadi sistem grup untuk tahun ini. Spirit dari perubahan ini adalah memberikan jam terbang lebih banyak kepada para pemain. Dengan perubahan ini, jadi tim akan bermain minimum 3 kali dan total 7 kali untuk menjuarai turnamen,” terang Azwan.
Bukan hanya sistem yang berubah, hadiah pun turut meningkat. Tahun ini, hadiah untuk juara tiap kategori naik 20 persen, termasuk penghargaan untuk pemain terbaik (MVP).
“Bahkan Mandiri 3X3 Indonesia Tournament memberikan hadiah terbesar untuk kalangan turnamen 3x3. Total hadiah lebih dari Rp 200 juta,” tambahnya.
Tak kalah menarik, turnamen ini memperluas jangkauan ke wilayah baru. Jika sebelumnya hanya mencakup Pulau Jawa dan Sumatera, tahun ini Mandiri 3x3 Indonesia Tournament juga hadir di NTB dan Bali.
Baca Juga: Tiket Murah Meriah! Jakarta Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Basket 3X3
“Tahun ini menambah wilayah baru, yaitu Lombok/Bali dengan final regional di Lombok Epicentrum Mall. Jadi tahun ini akan ada 3 sirkuit dengan masukannya Lombok/Bali. Yaitu Sirkuit Sumatera, Sirkuit NTB/Bali, dan Sirkuit Pulau Jawa,” terang Chaerul Anwar Azis, penanggung jawab turnamen.
Jadwal pelaksanaan turnamen dimulai pada 23 Agustus 2025 dengan fase play-in di Medan, Sumatera Utara, yang berlanjut dengan final regional pada 24 Agustus.
Sirkuit NTB/Bali akan menyusul pada 6 September untuk fase awal di Lombok dan Bali, sebelum menggelar final regional pada 13 September 2025 di Lombok.
Kemudian, turnamen bergeser ke Pulau Jawa dengan rangkaian play-in di Yogyakarta, Surabaya, Jabodetabek, dan Bandung mulai 20 September 2025. Final regional Pulau Jawa akan berlangsung di Jakarta pada 11 Oktober 2025.
“Untuk pendaftaran peserta sudah dibuka mulai Juli ini. Namun slot kepesertaan akan dibatasi tahun ini untuk memastikan tingkat kompetisi yang lebih tinggi dan kompetitif. Maksimal hanya 12 slot per kategori/play-in,” jelas Buyo, sapaan akrab Chaerul.
Kategori yang diperlombakan tetap mencakup KU12 Mix, KU15 Putra, KU18 Putra dan Putri, serta KU23 Putra dan Putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko