- Brand Mark & Lona berkolaborasi dengan VVUP memperkenalkan pakaian olahraga mewah yang relevan untuk gaya hidup muda.
- Kolaborasi lintas budaya ini dipamerkan dalam acara peluncuran yang meriah di Jakarta pada akhir Desember 2025.
- Transformasi busana olahraga kini beralih dari fungsi lapangan menjadi item fashion bergaya untuk aktivitas sehari-hari.
Suara.com - Evolusi dunia mode olahraga kini tak lagi sekadar terpaku pada fungsinya di lapangan hijau, seperti yang ditunjukkan oleh brand sportswear asal Jepang, Mark & Lona.
Label yang identik dengan kemewahan ini baru saja menggandeng girl group asal Korea Selatan, VVUP, untuk memperkenalkan wajah baru yang lebih lekat dengan gaya hidup generasi muda.
Kolaborasi lintas budaya tersebut dipamerkan dalam sebuah gelaran meriah di Jakarta pada akhir Desember 2025 yang memadukan unsur musik dan tren busana terkini.
Langkah ini menjadi penegas bahwa pakaian olahraga kini telah bertransformasi menjadi item fashion yang relevan untuk aktivitas sehari-hari di luar arena pertandingan.
Billy Ching selaku CEO Mark & Lona Indonesia and License Holder Mark & Lona Southeast Asia sekaligus Founder Kudu Kaya Network menjelaskan label ini telah berkembang jauh dari identitas awalnya yang hanya berfokus pada perlengkapan golf sejak tahun 2008.
“Memang awal mula kita hanya pakai Mark & Lona di golf appareal, tapi sekarang sudah berkembang jadi active wear style,” ucap Billy.
Pergeseran fungsi dari sekadar seragam olahraga menjadi busana harian yang stylish ini dirasakan langsung kenyamanannya oleh salah satu member VVUP, Jiyoon.
Idola K-Pop tersebut mengakui bahwa koleksi yang ditampilkan sangat fleksibel untuk menunjang mobilitasnya yang padat, baik saat latihan maupun bepergian.
“Aku sering memakai Mark & Lona saat latihan dan juga selama perjalanan ke Indonesia. Nyaman dan cocok untuk kegiatan sehari-hari,” ungkapnya.
Baca Juga: Berapa Biaya Sewa Caddy Golf? Profesi yang Disorot gegara Foto Lawas Ahmad Sahroni
Pemilihan VVUP sebagai kolaborator dinilai sangat tepat karena merepresentasikan energi hangat dan modern yang kini digandrungi oleh pasar anak muda di Tanah Air.
Sandi Herdiana, Direktur Utama Kudu Kaya Network selaku penyelenggara, melihat besarnya basis penggemar K-Pop di Indonesia sebagai peluang untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang berbeda.
Ia mengaku bangga dapat memfasilitasi pertemuan antara tren sporty luxury dengan budaya pop Korea yang memiliki daya tarik bisnis besar di masa depan.
Acara peluncuran ini tidak hanya menampilkan desain futuristik pada jaket atau rok, tetapi juga menjadi pernyataan bahwa sportswear telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup urban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Final Four Proliga 2026 Diprediksi Lebih Sengit, Banyak Tim Perkuat Skuad
-
Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Target Kembali di GP Spanyol 2026
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026