Sport / Raket
Jum'at, 16 Januari 2026 | 09:34 WIB
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di India Open 2026. (Dok. PBSI)
Baca 10 detik
  • Ganda putra Indonesia Sabar/Reza kalah di babak 16 besar India Open 2026 dari pasangan Jepang Hoki/Kobayashi.
  • Kekalahan tersebut disebabkan kesulitan keluar dari tekanan lawan dan kondisi lapangan yang berangin di New Delhi.
  • Pasangan tersebut kini fokus melakukan evaluasi untuk meraih hasil maksimal di Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Suara.com - Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani langsung mengalihkan perhatian ke Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah langkah mereka terhenti pada babak 16 besar BWF World Tour Super 750 India Open 2026.

Pasangan unggulan ketujuh tersebut harus mengakhiri perjuangan usai kalah dari duet Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 15-21, 13-21 di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, Kamis.

Sabar mengakui dirinya dan Reza kesulitan keluar dari tekanan lawan sepanjang pertandingan, terutama akibat kondisi lapangan yang kurang bersahabat.

“Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan. Sentuhan saya dan Reza juga tidak dapat, jadi tidak bisa berbuat banyak. Mau mengubah pola pun cukup sulit karena kondisi lapangan yang berangin,” ujar Sabar dalam keterangan resmi PP PBSI seusai laga.

Ia menilai, penguasaan area depan menjadi faktor penentu di India Open 2026, terutama ketika shuttlecock sulit dikontrol akibat angin.

“Siapa yang pegang permainan depan duluan, itu yang sangat menguntungkan di turnamen ini,” katanya.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Sabar/Reza bertekad menjadikan hasil di India Open sebagai bahan evaluasi sebelum tampil di turnamen berikutnya.

“Kami berharap di Daihatsu Indonesia Masters 2026 minggu depan bisa lebih baik daripada turnamen sebelumnya. Main di Istora, banyak pendukung yang hadir, jadi kami mau dapat hasil maksimal,” ujar Reza.

Dengan tersingkirnya Sabar/Reza, Indonesia kini hanya menyisakan dua wakil di babak perempat final India Open 2026, yakni tunggal putri Putri Kusuma Wardani yang dijadwalkan menghadapi pemain nomor satu dunia, An Se Young. Kemudian, tunggal putra Indonesia Jonatan Christie tak sabar bersua dengan tunggal Perancis Christo Popov.

Baca Juga: India Open 2026: Kemenangan Jojo Diwarnai Dugaan Kecurangan Lawan, Ada Apa?

(Antara)

Load More