- Tim para judo Indonesia meraih dua emas pada hari pertama ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchashima, 22 Januari 2026.
- Junaedi dan Sahrul Sulaiman menyumbang emas, sementara pelatih menargetkan sapu bersih semua nomor tersisa.
- Penggabungan klasifikasi J1 dan J2 memaksa Sahrul Sulaiman mengalahkan rekan senegaranya, Rizal Saepul Aziz.
“Di satu sisi, ada rasa kasihan. Tetapi, terlepas dari itu, kami sebagai atlet memiliki sesuatu yang harus diperjuangkan. Jadi, di atas matras itu, kami sama-sama fight, baik itu melawan kawan sendiri dari satu negara,” ujar dia.
Sementara itu, Junaedi mengakui tidak ada kendala yang dihadapinya untuk merebut medali emas. Dari tiga lawan yang dihadapi, hanya duel pertama yang berlangsung alot. Setelahnya, ia mampu mengalahkan dua pesaingnya secara mudah dengan durasi yang singkat.
“Laga yang pertama memang masih belum rileks dan belum santai. Jadi, menangnya memang agak lama. Setelah itu, saya mulai panas dan bisa menang lebih cepat. Di laga final, saya bisa bermain lebih santai dan rileks. Jadi, bisa menang lebih cepat,” kata Junaedi.
Junaedi berharap, rekan-rekannya yang bakal berjuang memperebutkan medali pada dua hari berikutnya bisa tetap menjaga motivasi. Dia optimistis kekompakan seluruh elemen tim para judo bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan.
“Untuk teman-teman yang akan bertanding besok, tetap semangat, kompak, dan menjaga sportivitas. Karena, tim para judo ini sangat kompak, mulai dari pelatih, ofisial, dan semua atlet sangat solid. Seluruh tim juga sangat sigap juga terjadi apa-apa, sehingga kami sebagai atlet sangat terbantu,” ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field