Sport / Arena
Rabu, 15 April 2026 | 22:36 WIB
Final Four Proliga 2026 seri ketiga atau pekan terakhir putaran kedua di GOR Jatidiri Semarang, dipastikan akan berlangsung ketat. [Dok Proliga]
Baca 10 detik
  • Final Four Proliga 2026 seri ketiga berlangsung di GOR Jatidiri Semarang pada 16 hingga 19 April mendatang.
  • Pertandingan ini menjadi penentu tim menuju Grand Final sekaligus perebutan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta.
  • Seluruh tim putra dan putri menyatakan kondisi pemain prima dan siap berkompetisi untuk meraih hasil maksimal di Semarang.

Suara.com - Final Four Proliga 2026 seri ketiga atau pekan terakhir putaran kedua di GOR Jatidiri Semarang, dipastikan akan berlangsung ketat.

Karena laga 16-19 April 2026 mendatang merupakan partai penentuan menuju babak Grand Final, pekan depan di GOR Anong Rogo, Yogyakarta.

Selain itu, laga di Semarang ini akan menentukan gelar juara final four putaran kedua, baik putra maupun putri, yang akan memperebutkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta.

Tim putra yang akan memperebutkan gelar juara putaran kedua yang berpeluang adalah Jakarta LavAni Livin' Transmedia dan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi.

Sedangkan di sektor putri juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berpeluang juara putaran kedua.

Keempat tim itu, kecuali LavAni, sama-sama memiliki peluang lolos ke grand final.

Pada jumpa pers di Semarang, Rabu (15/4/2026), tim-tim yang tampil di final four seri Semarang mengaku siap bertanding dan seluruh pemain rata-rata dalam kondisi terbaik.

Tim LavAni mengaku siap meraih kemenangan, karena semua pemain kondisi baik. "Meskipun pada laga di Solo, beberapa pemain cedera, tapi di Semarang ini sudah membaik dan siap tampil," ujar Jon Zulfikar, salah satu ofisial tim LavAni.

Menurutnya, meski tim asuhan David Lee itu sudah memastikan ke grand final, namun LavAni siap meraih kemenangan di sisa dua laga di Semarang.

Baca Juga: Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile

Sementara itu, ofisial Bhayangkara Presisi, Dwi Cahyo mengakui kalau tim asuhan Reidel Toiran itu dalam kondisi terbaik. "Bhayangkara juga siap tampil di Semarang ini dan dalam kondisi terbaik," tambah Cahyo.

Hal yang sama juga dikemukakan dua tim lainnya yang menempati peringkat ketiga dan keempat klasemen putra, masing-masing Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator.

Meskipun memiliki peluang tipis ke grand final, Samator tetap akan tampil semangat. "Peluang kami tipis di Semarang ini, tapi kami akan tampil semangat," ujar manajer Samator, Hadi Sampurno.

Salah satu tim yang cukup lama di Proliga ini, tampil tanpa kaptennya, Rama Fazza Fauzan yang mengalami cedera tangan saat tampil di Surabaya, dua pekan lalu.

"Di data statistik, ternyata pembagian bola merata ke semua pemain. Tidak seperti waktu ada Rama, bola terfokus pada Rama. Tapi memang kalau ada Rama, bisa lebih baik lagi," kata Hadi.

Sedangkan manajer tim Garuda Jaya, Laudry Maspaitella, tetap menyatakan timnya siap berlaga. "Kita siap tampil meski peluang kami sudah tidak ada lagi. Tapi kami siap, sekalian untuk perebutan 3-4," tambah Laudry.

Load More