Sport / Arena
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:41 WIB
Kota Solo mulai mempersiapkan diri menjadi tuan rumah ajang bola basket internasional setelah delegasi Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Asia bersama DPP PERBASI melakukan peninjauan langsung sejumlah venue olahraga di Kota Bengawan, Jumat (15/5/2026). [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Delegasi FIBA Asia dan DPP PERBASI meninjau kesiapan venue basket di Solo pada Jumat, 15 Mei 2026.
  • Kunjungan tersebut bertujuan mengevaluasi GOR Manahan, UMS Edutorium, dan Sritex Arena untuk memenuhi standar regulasi internasional.
  • Kota Solo diproyeksikan menjadi tuan rumah ajang FIBA U16 Women’s Asia Cup 2027 dan U18 Men Asia Cup 2028.

Suara.com - Kota Solo mulai mempersiapkan diri menjadi tuan rumah ajang bola basket internasional setelah delegasi Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Asia bersama DPP PERBASI melakukan peninjauan langsung sejumlah venue olahraga di Kota Bengawan, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan venue visit tersebut menjadi langkah awal persiapan Indonesia dalam menggelar FIBA Basketball Youth Events 2027-2028.

Ketua Umum PERBASI Surakarta, Arfinsa Gunawan, mengatakan Kota Solo terpilih sebagai salah satu kota penyelenggara bersama Jakarta dan Surabaya berdasarkan kesepakatan Host Nation Agreement (HNA).

Menurut Arfinsa, agenda kunjungan delegasi FIBA Asia dan DPP PERBASI difokuskan untuk meninjau kesiapan sejumlah fasilitas olahraga utama di Solo, yakni GOR Manahan, UMS Edutorium, dan Sritex Arena.

“Kunjungan ini difokuskan untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung, utilitas arena, hingga kesesuaian standar venue dengan regulasi internasional yang ditetapkan FIBA,” ujar Arfinsa, Sabtu (16/5/2026).

Solo diproyeksikan menjadi tuan rumah dua kejuaraan basket usia muda tingkat Asia, yakni FIBA U16 Women’s Asia Cup 2027 dan FIBA U18 Men Asia Cup 2028.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi FIBA Asia dipimpin langsung oleh Haroutioun Dekermenjian selaku League Assistant Manager - Asia Events & Statistics FIBA Asia.

Sementara dari DPP PERBASI hadir Arty Yanuari bersama tim Local Organizing Committee (LOC) yang terdiri dari Baby Riska Natalia, Riri Aria, dan Gracia Ken.

Rombongan delegasi internasional juga mendapat pendampingan penuh dari DPD PERBASI Jawa Tengah dan Pengkot PERBASI Surakarta selama proses supervisi berlangsung.

Baca Juga: Ubaya Kawinkan Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya

Arfinsa memastikan seluruh proses koordinasi, termasuk penyediaan data teknis terkait venue, berjalan lancar sesuai standar yang dibutuhkan FIBA.

“PERBASI di Solo dan Jawa Tengah berkomitmen mendukung pemenuhan seluruh standar yang ditetapkan FIBA agar Solo siap menggelar pertandingan basket internasional,” tegasnya.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, pengelola venue, dan organisasi olahraga menjadi faktor penting dalam menghadirkan atmosfer pertandingan kelas dunia di Kota Solo.

Dengan pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional maupun internasional, Solo dinilai memiliki potensi besar untuk sukses menyelenggarakan ajang basket usia muda tingkat Asia tersebut.

Keberadaan fasilitas olahraga seperti GOR Manahan, UMS Edutorium, dan Sritex Arena juga menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Solo sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.

Load More