- Kepala Pelatih Karel Mainaky mengapresiasi peningkatan performa atlet ganda putri Indonesia pada ajang Polytron Indonesia Open 2026.
- Pasangan muda Rachel/Febi mencatatkan prestasi membanggakan dengan menembus babak semifinal turnamen level BWF World Tour Super 1000.
- Keberhasilan ini didorong melalui metode latihan intensif dan penguatan mentalitas pemain yang diterapkan di Pelatnas Cipayung.
Suara.com - Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Karel Mainaky, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan signifikan anak asuhnya di ajang Polytron Indonesia Open 2026.
Sektor ganda putri Indonesia dinilai mulai memperlihatkan tren positif dengan pencapaian prestasi yang merata di turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Sinyal kebangkitan ini terlihat jelas dari keberhasilan pasangan muda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang sukses menembus babak semifinal.
Selain itu, dua pasangan ganda putri andalan lainnya juga mampu menunjukkan taring dengan melangkah hingga babak perempat final.
Karel Mainaky menyebut ada perubahan mentalitas yang sangat krusial pada diri para pemain Merah Putih saat ini.
"Saya melihat memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini," kata Karel Mainaky dikutip dari Antara.
"Mereka terlihat lebih yakin, biasanya memandang lawan itu terlalu hebat."
"Memang saya lagi berusaha agar mereka tidak memandang lawan itu siapa, sebelum kita kalah ya kita tarung dulu," kata Karel Mainaky.
Rachel/Febi Jadi Kejutan di Level Elite Dunia
Baca Juga: Sabar/Reza Bungkam Wakil China! Ganda Putra Pastikan Satu Tiket Final Indonesia Open 2026
Rachel/Febi tercatat sebagai wakil ganda putri Indonesia dengan pencapaian paling mentereng di Istora Senayan tahun ini.
Langkah pasangan muda tersebut baru terhenti di babak empat besar setelah menghadapi ganda putri nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Meski kalah dengan skor 17-21 dan 16-21, perlawanan yang diberikan Rachel/Febi dianggap sebagai modal berharga untuk masa depan.
Karel menilai anak asuhnya sebenarnya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan jika tampil lebih tenang pada momen-momen krusial.
"Kalau untuk hasil hari ini sebenarnya disayangkan ya. Rachel/Febi sebetulnya punya peluang, mereka sudah berusaha untuk menguasai permainan. Namun ada beberapa hal yang membuat mereka ragu-ragu," ujar sang pelatih.
Kendati demikian, pencapaian semifinal turnamen kelas Super 1000 menjadi hasil yang sangat positif bagi pasangan yang baru diduetkan selama sembilan bulan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Takhta Juara di Istora!
-
Jonatan Christie Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026, Ungkap Tantangan Angin di Istora
-
Sikat Senior Lewat Comeback Epik, Rachel/Febi Segel Tiket Semifinal Indonesia Open 2026
-
Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
-
Drama Rubber Gim, Fadia/Tiwi Gagal Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kalahkan Jojo di Indonesia Open 2026, Victor Lai Akui Dilatih Orang Indonesia
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
-
An Se-young Pertahankan Gelar Indonesia Open 2026, Rahasianya Bukan Target Juara
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Takhta Juara di Istora!
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global