Sport / Raket
Minggu, 07 Juni 2026 | 17:34 WIB
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut. [Dok. Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Jonatan Christie kalah dari Victor Lai di final Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.
  • Kekalahan ini memperpanjang puasa gelar sektor tunggal putra Indonesia di turnamen Indonesia Open selama 14 tahun terakhir.
  • Jonatan Christie memutuskan rehat sejenak dari dunia bulu tangkis untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pasca-pertandingan tersebut.

"Namun, inilah yang bisa saya lakukan dan perjuangkan hari ini. Terima kasih banyak," ujar Jonatan Christie.

Terkait insiden kartu kuning, ia mengakui bahwa faktor mentalitas dan tekanan besar di lapangan menjadi kendala utamanya.

"Tidak, kartu kuning tidak terlalu berpengaruh."

"Saya memang merasa sejak awal pertandingan ada tekanan yang cukup besar. Ketegangan juga sangat terasa."

"Saya rasa hari ini saya belum bisa mengelola tekanan tersebut dengan baik di lapangan. Itu saja," jelasnya.

Victor Lai Tampil Dingin dan Strategis

Jonatan juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan Victor Lai yang dinilainya tampil sangat matang meski masih berusia muda.

"Hari ini Victor bermain jauh lebih tenang dan lebih sabar."

"Dari segi pengendalian diri, dia juga mampu menjalankan strategi yang sudah disiapkan dengan sangat baik."

Baca Juga: Jonatan Christie Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026, Ungkap Tantangan Angin di Istora

"Menurut saya, itulah perbedaan yang paling terlihat pada pertandingan hari ini," imbuh Jojo.

Rencana Jeda dan Evaluasi

Kekalahan telak 8-21 di gim kedua membuat Jojo memutuskan untuk mengambil waktu istirahat sejenak dari dunia bulu tangkis.

Ia merasa perlu menyegarkan kembali pikiran dan fisiknya setelah menjalani rangkaian turnamen maraton selama beberapa pekan terakhir.

"Untuk saat ini fokus saya adalah menenangkan pikiran terlebih dahulu."

"Saya ingin mengambil jeda sejenak dari bulu tangkis agar bisa lebih rileks dan menyegarkan kembali pikiran yang sudah terkuras selama kurang lebih tiga minggu menjalani rangkaian pertandingan hingga hari ini."

"Setelah itu, saya dan tim akan kembali fokus menyusun persiapan untuk turnamen berikutnya," tutupnya.

Latar Belakang Puasa Gelar Tunggal Putra

Kekalahan Jonatan Christie di partai final Indonesia Open 2026 ini mempertegas betapa sulitnya wakil tuan rumah berjaya di nomor tunggal putra.

Kali terakhir Indonesia merengkuh gelar juara di sektor ini adalah pada 2012 melalui Simon Santoso.

Artinya, para pencinta bulu tangkis Tanah Air harus bersabar lebih lama untuk melihat lahirnya "Raja Istora" baru dari barisan pemain nasional.

Load More