Sport / Raket
Minggu, 07 Juni 2026 | 14:32 WIB
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat tampil di babak pertama All England 2026. (Dok. PBSI)
Baca 10 detik
  • Kepala Pelatih Karel Mainaky mengapresiasi peningkatan performa atlet ganda putri Indonesia pada ajang Polytron Indonesia Open 2026.
  • Pasangan muda Rachel/Febi mencatatkan prestasi membanggakan dengan menembus babak semifinal turnamen level BWF World Tour Super 1000.
  • Keberhasilan ini didorong melalui metode latihan intensif dan penguatan mentalitas pemain yang diterapkan di Pelatnas Cipayung.

Suara.com - Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Karel Mainaky, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan signifikan anak asuhnya di ajang Polytron Indonesia Open 2026.

Sektor ganda putri Indonesia dinilai mulai memperlihatkan tren positif dengan pencapaian prestasi yang merata di turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.

Sinyal kebangkitan ini terlihat jelas dari keberhasilan pasangan muda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang sukses menembus babak semifinal.

Selain itu, dua pasangan ganda putri andalan lainnya juga mampu menunjukkan taring dengan melangkah hingga babak perempat final.

Karel Mainaky menyebut ada perubahan mentalitas yang sangat krusial pada diri para pemain Merah Putih saat ini.

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) saat melawan ganda putri Jepang Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto China pada babak 8 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Saya melihat memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini," kata Karel Mainaky dikutip dari Antara.

"Mereka terlihat lebih yakin, biasanya memandang lawan itu terlalu hebat."

"Memang saya lagi berusaha agar mereka tidak memandang lawan itu siapa, sebelum kita kalah ya kita tarung dulu," kata Karel Mainaky.

Rachel/Febi Jadi Kejutan di Level Elite Dunia

Baca Juga: Sabar/Reza Bungkam Wakil China! Ganda Putra Pastikan Satu Tiket Final Indonesia Open 2026

Rachel/Febi tercatat sebagai wakil ganda putri Indonesia dengan pencapaian paling mentereng di Istora Senayan tahun ini.

Langkah pasangan muda tersebut baru terhenti di babak empat besar setelah menghadapi ganda putri nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Meski kalah dengan skor 17-21 dan 16-21, perlawanan yang diberikan Rachel/Febi dianggap sebagai modal berharga untuk masa depan.

Karel menilai anak asuhnya sebenarnya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan jika tampil lebih tenang pada momen-momen krusial.

"Kalau untuk hasil hari ini sebenarnya disayangkan ya. Rachel/Febi sebetulnya punya peluang, mereka sudah berusaha untuk menguasai permainan. Namun ada beberapa hal yang membuat mereka ragu-ragu," ujar sang pelatih.

Kendati demikian, pencapaian semifinal turnamen kelas Super 1000 menjadi hasil yang sangat positif bagi pasangan yang baru diduetkan selama sembilan bulan tersebut.

Load More