- Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin tersingkir pada babak 16 besar turnamen Australian Open 2026 di Sydney, Kamis (11/6/2026).
- Kekalahan dua gim langsung dari wakil China, Liang Wei Keng dan Wang Chang, disebabkan oleh minimnya koordinasi pasangan Indonesia.
- Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki komunikasi dan pola permainan setelah Leo dan Daniel dipasangkan kembali.
"Respons kami cukup terlambat, rotasi mereka juga sangat bagus," aku Leo Rolly Carnando.
Faktor Shuttlecock dan Adaptasi Permainan
Kondisi lapangan juga menjadi tantangan tersendiri bagi kedua pasangan.
Laju shuttlecock yang cukup kencang membuat pertandingan lebih banyak ditentukan oleh siapa yang lebih dulu mengambil inisiatif serangan.
Kombinasi kondisi tersebut dengan permainan disiplin Liang/Wang membuat pasangan China mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
"Mereka juga main safe tadi," jelas Daniel Marthin menyoroti strategi lawannya.
Reuni The Babies Masih Butuh Waktu
Pertandingan melawan salah satu pasangan terbaik dunia ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi Leo dan Daniel.
Keduanya masih membutuhkan waktu untuk kembali membangun chemistry, komunikasi, dan pola permainan yang solid setelah dipasangkan kembali.
Baca Juga: Anthony Ginting Kalah Mengejutkan di Australian Open 2026! Disingirkan Ranking 73 Dunia
Australian Open 2026 menjadi salah satu ajang pembuktian awal bagi Leo dan Daniel setelah reuni mereka di bawah arahan tim pelatih PBSI.
Keputusan menyatukan kembali duet berjuluk The Babies tersebut memang membawa ekspektasi besar dari pencinta bulu tangkis Indonesia yang berharap mereka kembali bersaing di level elite dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Alwi Farhan Bongkar Kunci Kalahkan Minoru Koga, Melaju ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Tumbangkan Wakil Hong Kong, Ubed Bongkar Kunci ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Rachel/Febi Jadikan Status Juara Bertahan Sebagai Motivasi di Australian Open 2026
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Alwi Farhan Bongkar Kunci Kalahkan Minoru Koga, Melaju ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Tumbangkan Wakil Hong Kong, Ubed Bongkar Kunci ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Rahasia Bogor Hornbills Tekuk Satria Muda 93-82: Serangan Agresif dan Mentalitas 120 Persen
-
Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi