Sport / Raket
Rabu, 10 Juni 2026 | 20:09 WIB
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat tampil di babak pertama All England 2026. (Dok. PBSI)
Baca 10 detik
  • Rachel/Febi mengalahkan pasangan Korea Selatan di babak pertama Australian Open 2026 yang berlangsung di Sydney hari Selasa.
  • Pasangan ganda putri Indonesia tersebut bangkit setelah kalah di gim pertama untuk melaju ke babak kedua turnamen.
  • Kemenangan ini menjadi langkah awal Rachel/Febi dalam misi mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

Suara.com - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum memulai langkah mereka di Australian Open 2026 dengan kemenangan sekaligus membawa misi mempertahankan gelar yang diraih pada edisi sebelumnya.

Pasangan Indonesia tersebut mengalahkan wakil Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim dengan skor 16-21, 21-16, 21-15 pada babak pertama turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa.

“Alhamdulillah berjalan lancar hari ini walau cukup tidak mudah. Tadi gim pertama kami terlalu terburu-buru mau menyerang, jadinya malah tidak enak sendiri, mati-mati sendiri,” kata Febi usai pertandingan.

Setelah kehilangan gim pertama, Rachel/Febi mampu bangkit dengan mengubah pendekatan permainan. Mereka tampil lebih sabar, memperkuat pertahanan, serta lebih cermat mengontrol jalannya reli.

Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, memastikan langkah ke babak 16 besar Arctic Open 2025 setelah menumbangkan wakil China Keng Shu Liang/Li Hua Zhou dengan skor 22-20, 21-17. [Dok. PBSI]

“Di gim kedua dan ketiga, kami coba lebih tenang lagi defensenya, lebih mengatur dan lebih kontrol,” ujar Febi.

Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Rachel/Febi yang datang ke Sydney dengan status juara bertahan. Menurut Febi, mempertahankan gelar memang memiliki tantangan yang lebih besar dibanding saat berusaha meraihnya untuk pertama kali.

“Kami tahu pastinya kalau mempertahankan juara lebih berat daripada mau mengejarnya. Di sini hal itu kami mau jadikan motivasi, bukan tekanan atau beban,” kata Febi.

Sementara itu, Rachel mengungkapkan bahwa pemulihan kondisi fisik menjadi fokus utama setelah mereka berhasil mencapai semifinal Indonesia Open 2026 pekan lalu. Padatnya jadwal turnamen membuat manajemen kebugaran menjadi faktor penting.

“Setelah masuk semifinal Indonesia Open kemarin, kami lebih menjaga pola istirahat dan conditioning-nya. Makan, tidurnya teratur dan coba pengkondisian di latihan-latihannya agar bisa fit terus,” ujar Rachel.

Baca Juga: Anthony Ginting Kalah Mengejutkan di Australian Open 2026! Disingirkan Ranking 73 Dunia

Rachel juga merasa terbantu karena Australian Open bukan lagi turnamen yang asing bagi mereka. Pengalaman tampil pada edisi sebelumnya membuat proses adaptasi berjalan lebih mudah.

“Beruntungnya main di sini bukan pertama kali jadi sudah cukup familier dengan keadaannya,” kata Rachel.

Berkat kemenangan tersebut, Rachel/Febi melaju ke babak kedua Australian Open 2026 dan akan menghadapi pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan. Wakil Hong Kong itu sebelumnya menyingkirkan pasangan tuan rumah Lillian Cao/Yuran Zhang dengan skor 21-8, 21-3.

Keberhasilan melewati rintangan pertama menjadi langkah awal yang positif bagi Rachel/Febi dalam upaya mempertahankan gelar juara yang mereka raih tahun lalu di Sydney.

(Antara)

Load More