- Ahmad Sahroni Center meluncurkan ASC Padel Team di Jakarta pada 12 Juni 2026 untuk mengembangkan atlet padel Indonesia.
- Tim ini menyiapkan pembinaan atlet melalui pelatih asal Spanyol, fasilitas lengkap, dan rencana pemusatan latihan di luar negeri.
- ASC menargetkan 24 atlet untuk berkompetisi pada turnamen nasional serta ajang internasional guna meraih prestasi di level dunia.
Kehadiran pelatih dari negara yang dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan padel dunia itu diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas atlet Tanah Air.
Selain program latihan rutin dua kali sehari, para atlet nantinya juga akan mendapatkan dukungan pembinaan yang lengkap, mulai dari fisioterapi, sport massage hingga strength training.
Tak berhenti di situ, ASC juga menyiapkan program training camp di Spanyol sebagai bagian dari proyek pengembangan atlet menuju level elite.
"Pelatih dari Spanyol nantinya akan membuat program yang targetnya tinggi. Kami juga berencana mengirim atlet untuk menjalani training camp di Spanyol," kata Ali.
Pada tahap awal, sekitar lima hingga enam atlet direncanakan mengikuti pemusatan latihan di Negeri Matador. Jumlah tersebut masih bisa bertambah sesuai perkembangan tim ke depan.
Sementara itu, Ketua ASC, Imamuddin, menegaskan pembentukan ASC Padel Team merupakan wujud keseriusan Ahmad Sahroni dalam mendukung kemajuan olahraga Indonesia.
Ia berharap tim baru ini mampu mengikuti jejak kesuksesan ASC Motorsport yang lebih dulu tampil di level internasional.
"Saya melihat Pak Sahroni sangat serius dalam dunia olahraga. Harapannya ASC Padel bisa berkembang dari level nasional hingga internasional. Saya yakin dengan keseriusan beliau, ASC Padel bisa mengikuti jejak ASC Motorsport," ujar Imamuddin, yang juga anggota DPRD DKI ini.
Menurut Imamuddin, keputusan mendatangkan pelatih asing menunjukkan bahwa ASC memiliki target besar dan tidak ingin setengah hati dalam membangun ekosistem padel nasional.
Baca Juga: Demam Padel: Akankah Bertahan Lama atau Bernasib Sama seperti Tren Olahraga Sebelumnya?
"Beliau melihat banyak atlet Indonesia yang sebenarnya memiliki potensi untuk bersaing di level internasional. Karena itu, salah satu langkah yang dilakukan adalah mendatangkan pelatih dari mancanegara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara